Fitur power back door banyak diminati pemilik mobil. Perangkat ini memungkinkan pintu bagasi belakang membuka dan menutup otomatis hanya dengan menekan tombol, tanpa perlu tenaga manual. Buat mobil yang belum punya fitur tersebut, saat ini power back door bisa dipasang sebagai aksesori tambahan atau aftermarket. Marketing Manager ASMartdrive, induk merek Arma, Fadhil Dikawara, menjelaskan bahwa power back door kini bisa dipakai ke mobil-mobil yang belum ada fitur tersebut. Power back door aftermarket "Untuk cara bukanya itu bisa dari dashboard depan, terus dari belakang pintu bagasi kita kasih tombol. Terus dari remote juga bisa. Kalau kick sensor itu tambahan opsional lagi, itu ada juga kita pakai kick sensor bisa juga," katanya kepada Kompas.com, Jumat (14/2/2026). Fadhil mengatakan, sistem yang digunakan bersifat plug and play. "Keunggulan kita itu pertama plug and play (socket to socket). Jadi Insya Allah tidak akan merusak garansi mobil," ujarnya yang ditemui di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Artinya, pemasangan dilakukan tanpa memotong kabel utama kendaraan, sehingga relatif aman dan tidak mengganggu sistem kelistrikan bawaan mobil. Power back door aftermarket "BYD Atto pun kita tidak merusak garansi mobil. Alhamdulillah kita sudah banyak memasang retrack, power back door, kamera 360, dan tidak ada yang void garansinya," ujarnya. Pemasangan dan Biaya Fadhil mengatakan, dari sisi pengerjaan, pemasangan power back door umumnya membutuhkan waktu beberapa jam. "Untuk power back door itu sekitar 3 sampai 4 jam. Kalau untuk retrack (spion lipat) itu 1 sampai 2 jam. Kamera 360 juga 3 sampai 4 jam," ujarnya. Soal biaya, harga yang ditawarkan bervariasi tergantung model mobil dan promo yang berlaku. "Kisarannya itu dari Rp 6 juta sampai Rp 6,6 juta, tapi karena ada diskon pameran menjadi Rp 5,2 juta sampai Rp 5,6 juta," katanya. Power back door aftermarket Banyak Model Fadhil mengatakan, fitur ini dapat dipasang di berbagai merek dan model kendaraan. "Untuk power back door paling umum mobil ya seperti Toyota, Mitsubishi, Honda, Suzuki, Nissan, sampai Hyundai. Hyundai kita juga bisa seperti Hyundai Stargazer, Hyundai Creta. Terus ada juga Kia Seltos," katanya. "Mobil listrik juga sudah bisa seperti BYD Atto 3 dan BYD Dolphin. Kalau BYD Atto 1 belum ada power back door-nya. Terus untuk Chery kita sudah ada Chery Omoda, Chery Tiggo Cross," ujarnya. "Mobil lainnya itu seperti Innova Reborn, Innova Zenix, Pajero, New Fortuner yang tipe G, itu kita ready semua," kata Fadhil. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang