[Gambas:Youtube] Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) buka suara soal harga BBM nonsubsidi yang naik besar-besaran di Indonesia, Sabtu (18/4). Menurut mereka, penyesuaian angka tersebut mengikuti dinamika harga yang terjadi di pasar global.Hal itu disampaikan Juru Bicara (Jubir) Kementerian ESDM, Dwi Anggia. Menurut dia, keputusan yang diambil pemerintah merupakan respons terhadap kondisi pasar global."Kita memahami bahwa penyesuaian harga BBM non-subsidi merupakan bagian dari mekanisme yang mengikuti dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar, sehingga ini merupakan respons terhadap kondisi pasar global," ujar Dwi Anggia, dikutip dari Antaranews, Sabtu (18/4).Pertamax Turbo di SPBU Bekasi. Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.comAnggia menegaskan, negara-negara tetangga telah terlebih dahulu menaikkan harga bahan bakar minyak. Bahkan, kata dia, rentang kenaikannya sangat tinggi. Dia mengklaim, yang terpenting sekarang adalah memastikan harga transparan, kompetitif, dan tak menimbulkan distorsi di pasar."Tapi hal penting yang perlu kami tekankan adalah Pemerintah memastikan harga BBM subsidi, baik itu Pertalite dan Solar Subsidi, tidak naik," ungkapnya.Pemerintah menyatakan akan menjaga stabilitas harga Pertalite dan solar subsidi hingga akhir tahun ini. Prioritas pemerintah, lanjut dia, adalah menjaga daya beli masyarakat dan melindungi kelompok rentan."Namun demikian sekali lagi, kita pasti bisa melewati kondisi ini dengan kerja sama dan dukungan dari masyarakat. InsyaAllah kita bisa survive," kata dia.Suasana SPBU di Jalan Riau, Bandung Foto: Bima Bagaskara/detikJabarPT Pertamina (Persero) terpantau telah menyesuaikan harga BBM di Indonesia, Sabtu (18/4). Menurut pantauan kami, ada tiga jenis bahan bakar yang terdampak, yakni Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex!Dilansir dari laman mypertamina.id, harga Pertamax Turbo kini sudah tembus Rp 19.400/liter. Padahal, sebelumnya, BBM tersebut hanya dibanderol Rp 13.100/liter. Maka, kenaikannya mencapai Rp 6.300/liter.Sementara Dexlite saat ini dijual seharga Rp 23.600/liter atau naik Rp 9.400/liter dibandingkan bulan lalu. Kemudian untuk Pertamina Dex kini dibanderol Rp 23.900/liter dari yang sebelumnya hanya Rp 14.500/liter.Meski demikian, Pertamina tetap menahan harga BBM subsidi seperti Pertalite yang masih Rp 10.000/liter dan Solar yang tetap Rp 6.800/liter. Selain itu, BBM nonsubsidi jenis lain juga tak mengalami perubahan. Pertamax masih dijual Rp 12.300/liter dan Pertamax Green Rp 12.900/liter.