— Sebuah unit VinFast Minio Green tampak terparkir di area ICE BSD City pada hari pertama Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, memicu spekulasi mengenai kemungkinan VinFast membawa model mungil ini ke pasar Indonesia. Minio Green adalah city car listrik dari VinFast yang sejak awal dirancang untuk mobilitas urban dan segmen fleet di Vietnam. Spesifikasinya cukup kompak: panjang 3.090 mm, lebar 1.496 mm, dan tinggi 1.625 mm. Mobil ini memiliki motor listrik 20 kW (sekitar 26 tenaga kuda), dipasang di penggerak roda belakang (RWD), dengan torsi puncak 65 Nm. Baterainya berkapasitas sekitar 15,2 kWh dan diklaim mampu menjangkau hingga 170 km per pengisian (menurut situs resmi VinFast Vietnam). Minio Green mendukung pengisian daya cepat — mampu diisi dengan DC hingga 12 kW, dan pengisian AC “hanya” 3,3 kW. Penampakan VinFast Minio Green di area GJAW 2025 memicu spekulasi peluncuran city car listrik mungil tersebut. Di Vietnam, harga Minio Green tercatat sekitar 269 juta dong (VND) untuk versi standar, setara dengan sekitar Rp 170 juta (kurs ± 1 VND = Rp 0,635). VinFast juga menawarkan sejumlah insentif menarik, termasuk menggratiskan pengisian daya di stasiun V-Green hingga pertengahan 2027, serta bebas pajak sebelum pendaftaran untuk kendaraan listrik tertentu. Jika benar Minio Green akan masuk ke pasar Indonesia — seperti indikasi dari foto di GJAW 2025 — ini bisa menjadi sinyal bahwa VinFast ingin memperluas jajaran EV kompak untuk segmen kota mungil, bersaing dengan mobil listrik kecil lainnya dan mungkin menjadi alternatif bagi pengguna yang saat ini memakai motor listrik atau mobil kecil berbahan bakar fosil. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.