Kehadiran Farizon dalam ajang GIICOMVEC 2026 menjadi salah satu sorotan utama di industri kendaraan komersial Indonesia. Untuk pertama kalinya tampil di pameran yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, merek kendaraan energi baru di bawah naungan Geely Group ini memperkenalkan lini van listrik modern yang dirancang khusus untuk kebutuhan operasional bisnis masa kini. Salah satu model unggulan yang diperkenalkan adalah Farizon V8E Cargo Van. Kendaraan niaga listrik ini dirancang untuk menunjang efisiensi operasional, terutama di area perkotaan. Dengan kapasitas ruang kargo mencapai 7,9 meter kubik serta desain lantai rendah, proses bongkar muat menjadi lebih praktis dan efisien. Teknologi fast charging yang diusung juga memungkinkan waktu pengisian daya lebih singkat, sehingga produktivitas armada dapat meningkat secara signifikan. Baca juga: Wuling Formo Max dan Mitra EV Ramaikan GIICOMVEC 2026, Tawarkan Solusi Kendaraan Niaga Modern Tak hanya itu, Farizon juga menghadirkan Farizon SV atau SuperVan yang menyasar sektor transportasi penumpang. Van listrik ini mampu menampung hingga 16 orang dan menawarkan jarak tempuh hingga 400 km dalam sekali pengisian daya. Desain tanpa pilar B menjadi salah satu keunggulan yang memudahkan akses keluar-masuk penumpang, sekaligus meningkatkan kenyamanan penggunaan untuk layanan shuttle, travel, maupun pariwisata. Direktur PT Arista Auto Elektrindo, Christoforus Ronny, menegaskan bahwa kehadiran Farizon bukan sekadar memperkenalkan produk baru. “Kehadiran Farizon di GIICOMVEC 2026 adalah langkah strategis untuk menghadirkan standar baru logistik dan transportasi di Indonesia,” ujarnya. Baca juga: Foton Tampil di GIICOMVEC 2026, Perkuat Kendaraan Niaga Listrik di Indonesia Dengan membawa teknologi global dan fokus pada efisiensi serta keberlanjutan, Farizon menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi kendaraan niaga menuju elektrifikasi. Kehadiran brand ini juga mempertegas tren peralihan ke kendaraan listrik di sektor komersial, sekaligus membuka peluang baru bagi pelaku usaha untuk meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan.