Peta persaingan pasar kendaraan listrik di Tanah Air, khususnya di segmen Sport Utility Vehicle (SUV), menunjukkan dinamika yang menarik pada awal tahun 2026. Berdasarkan data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kategori wholesales atau distribusi dari pabrikan ke diler periode Januari hingga Maret 2026, dominasi merek-merek asal Negeri Tirai Bambu semakin tak terbendung. Tren pergeseran minat konsumen dari kendaraan konvensional ke tenaga baterai kini semakin nyata di kategori SUV. Model-model baru yang hadir dengan tawaran teknologi terkini dan jarak tempuh yang lebih jauh, berhasil memikat pasar yang kini semakin kritis terhadap nilai fungsionalitas dan efisiensi. BYD Sealion 7. Pencapaian luar biasa dicatatkan oleh Jaecoo melalui model J5 EV. Mobil listrik yang memadukan kesan tangguh dan elegan ini berhasil memimpin pasar dengan angka distribusi mencapai 7.827 unit selama tiga bulan pertama tahun ini. Angka tersebut sekaligus menegaskan posisi Jaecoo sebagai pemain baru yang langsung mampu mendominasi segmen SUV listrik di Indonesia. Membuntuti di posisi kedua, BYD Sealion 7 mencatatkan performa yang cukup stabil. SUV bertenaga baterai ini berhasil terdistribusi sebanyak 2.192 unit. Kehadiran Sealion 7 memperkuat portofolio BYD di pasar domestik, sekaligus menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen terhadap ekosistem kendaraan listrik yang dibangun pabrikan ini terus tumbuh. Persaingan ketat terjadi di peringkat ketiga, di mana Geely EX2 menempel dengan torehan 2.148 unit. Geely nampaknya mulai menemukan ritme yang tepat di pasar Indonesia dengan menyodorkan model yang sesuai dengan preferensi konsumen lokal. Tak hanya itu, saudara kandungnya yakni Geely EX5, juga masuk dalam daftar dengan pencapaian 665 unit di posisi kelima. Geely EX2 di IIMS 2026 Namun, di antara dominasi Geely, muncul Aion V yang berhasil menduduki peringkat keempat dengan total penjualan 784 unit. Masuknya Aion ke jajaran SUV terlaris membuktikan bahwa variasi model yang ditawarkan produsen listrik saat ini semakin beragam, memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih kendaraan sesuai dengan kebutuhan mobilitas harian mereka. Merek pendatang baru asal Vietnam, Vinfast, juga mulai menunjukkan taringnya melalui model mungil VF 3. SUV ringkas yang menyasar segmen perkotaan ini mencatatkan angka distribusi 465 unit. Torehan ini cukup menjanjikan bagi Vinfast yang tengah agresif membangun jaringan infrastruktur pengisian daya di berbagai kota besar di Indonesia. GAC Aion V yang dipajang di Auto Shanghai 2025. Sementara itu, pemain lama asal Korea Selatan, Hyundai, tetap bertahan di sepuluh besar melalui Kona EV dengan perolehan 462 unit. Menutup daftar SUV listrik terlaris, Chery melalui model J6T berhasil membukukan angka 353 unit. Secara keseluruhan, data ini menjadi sinyal kuat bahwa percepatan era elektrifikasi di Indonesia sedang melaju kencang dengan SUV sebagai penggerak utamanya. Geely EX5 di GIIAS 2025 Daftar SUV Listrik Terlaris Kuartal I/2026: 1. Jaecoo J5 EV: 7.827 unit2. BYD Sealion 7: 2.192 unit3. Geely EX2: 2.148 unit4. Aion V: 784 unit5. Geely EX5: 665 unit8. Vinfast VF 3: 465 unit9. Hyundai Kona EV: 462 unit10. Chery J6T: 353 unit KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang