BYD Auto Indonesia mulai menyiapkan produksi lokal lebih banyak model di pabrik barunya di Subang, Jawa Barat. Salah satu yang terbaru adalah Denza D9, MPV listrik premium yang selama ini masih didatangkan secara utuh dari China. Pabrik BYD di Subang yang baru diresmikan pada Kamis (3/9/2026) saat ini telah memproduksi mobil listrik Atto 1 dan mobil hybrid M6 DM. Selain kedua model tersebut, BYD juga menyiapkan jalur produksi untuk M6 EV dan Denza D9. Rencana produksi lokal Denza D9 ini menjadi informasi baru yang terungkap saat peresmian fasilitas tersebut. Peresmian pabrik BYD di Indonesia, Kamis (3/9/2026). Sebelumnya, BYD memang telah menyampaikan bahwa M6 EV akan diproduksi di Indonesia, tetapi belum secara terbuka menyebut D9 sebagai salah satu model yang akan dibuat di dalam negeri. Saat memasuki area pabrik seluas 126 hektar tersebut, sejumlah unit Denza D9 terlihat berada di area assembly line, tepatnya pada bagian finishing line. Pada tahapan ini, kendaraan yang telah selesai dirakit menjalani proses inspeksi dan pengujian sebelum dinyatakan siap. Denza D9 generasi kedua dengan warna spesial Denza Mulai Uji Produksi di Subang Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan tidak menyangkal ketika ditanya mengenai rencana produksi lokal Denza D9. “Pada saat ini kami memang secara perlahan-lahan membuat produk-produk itu diproduksi di domestik, khususnya yang menyumbangkan volume cukup signifikan,” ujar Luther di Subang (3/9/2026). “Contohnya Atto 1, M6, dan ada juga yang cukup favorit dalam bulan ini, stabil penjualannya, kita akan produksi juga di dalam negeri,” kata dia. Denza D9 dibangun dengan enam pilar kecanggihan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang menyeluruh, baik bagi pengemudi maupun penumpang. Dengan demikian, Denza D9 berpeluang menjadi salah satu model berikutnya yang diproduksi di fasilitas BYD Subang. Langkah ini sejalan dengan strategi BYD untuk meningkatkan produksi domestik sekaligus memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Pabrik BYD Subang Punya Kapasitas 150.000 Unit Pabrik BYD di Subang merupakan bagian dari investasi perusahaan di Indonesia dengan nilai mencapai Rp 16 triliun. Fasilitas tersebut berdiri di atas lahan seluas 126 hektar dan memiliki fasilitas produksi yang mencakup pencetakan, pengelasan, pengecatan, hingga perakitan kendaraan. Kapasitas produksi maksimal pabrik mencapai 150.000 unit per tahun. Peresmian pabrik BYD di Subang, Kamis (3/9/2026). Selain memenuhi kebutuhan pasar domestik, fasilitas ini juga menjadi bagian dari komitmen BYD setelah mendapatkan insentif impor mobil listrik secara utuh (CBU) pada tahun sebelumnya. BYD memiliki komitmen untuk memproduksi setidaknya 92.000 unit kendaraan hingga 2027. Dengan mulai disiapkannya jalur produksi M6 EV dan Denza D9, fasilitas Subang tidak hanya akan menjadi basis produksi model dengan volume penjualan tinggi, tetapi juga berpotensi digunakan untuk memproduksi model premium dari grup BYD.