PT Bridgestone Tire Indonesia berencana memproduksi ban Dayton secara lokal di pabriknya yang berada di Karawang, Jawa Barat. Produksi lokal ini ditargetkan mulai akhir 2026 atau paling lambat awal 2027. Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan, saat ini kebutuhan ban Dayton untuk pasar Indonesia masih dipenuhi melalui impor. "Ekspor masih dipertimbangkan, (karena) sampai Semester II 2026 ini kami masih impor. Tapi nanti start Desember atau paling telat Januari 2027, kami mulai produksi Dayton di pabrik kami di Karawang," ujar Mukiat di Jakarta, Rabu (23/9/2026). Bridgestone berencana mulai memproduksi ban Dayton secara lokal di Karawang pada Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027. Rencana produksi lokal tersebut menjadi salah satu tahap pengembangan Dayton setelah resmi diperkenalkan ke pasar Indonesia. Menurut Mukiat, Dayton dikembangkan dengan memahami kebutuhan konsumen Indonesia. Merek tersebut membawa pendekatan yang lebih esensial dengan mengutamakan aspek keamanan dan daya tahan. “Dayton hadir melalui proses riset dan pengembangan yang matang, berangkat dari pemahaman mendalam terhadap kebutuhan customer," ucap Mukiat. Ilustrasi ban Dayton Dayton Bawa Dua Produk Sebagai langkah awal memasuki pasar Indonesia, Dayton memperkenalkan dua produk, yakni DT30 untuk kendaraan MPV dan sedan serta H/T100 untuk kendaraan SUV. Kedua produk tersebut memiliki prinsip yang sama, tetapi karakter dan penggunaannya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis kendaraan. Dayton DT30 dirancang untuk penggunaan kendaraan penumpang sehari-hari dengan tiga fokus utama, yakni low road noise, performa di jalan basah, dan daya tahan. Bridgestone meluncurkan ban Dayton di Indonesia. Harga DT 30 dibanderol sekitar Rp 500.000-an dengan fokus pada keamanan dan daya tahan. Ban tersebut tersedia dalam ukuran pelek 14 hingga 18 inci. Ukuran tersebut mencakup berbagai kendaraan penumpang yang banyak digunakan di Indonesia, mulai dari LCGC, hatchback, small city car, low SUV, hingga medium sedan. Sementara itu, Dayton H/T100 menyasar pengguna SUV. Ban ini mengutamakan stable handling, kemudahan pemasangan, dan tingkat kebisingan jalan yang rendah. H/T100 menggunakan all-position fitment sehingga rotasi ban dan perawatan dapat dilakukan dengan lebih mudah. Produk tersebut tersedia dalam ukuran pelek 16 hingga 18 inci dan ditujukan untuk berbagai SUV, mulai dari low SUV hingga medium SUV. Pabrik ban Bridgestone. Kapasitas Produksi Ban Dengan rencana produksi lokal pada Desember 2026 atau paling lambat Januari 2027, Dayton nantinya tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pasokan impor untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Mukiat juga mengatakan, kapasitas pabrik ban di Karawang maksimal mencapai 24.000 pieces setiap harinya. "Ada beberapa tambahan investasi tentunya. Harapan kami ke depannya tentunya setelah dari domestic market kita penuhi, kami juga akan melihat apakah kita bisa ekspor juga dari merek Dayton ini," ujar Mukiat. Bridgestone meluncurkan ban Dayton di Indonesia. Harga DT 30 dibanderol sekitar Rp 500.000-an dengan fokus pada keamanan dan daya tahan. Untuk saat ini, fokus Bridgestone adalah memperkenalkan Dayton dan membangun kehadirannya di pasar Indonesia sebelum masuk ke tahap produksi lokal. Kehadiran produksi di dalam negeri juga memungkinkan Bridgestone menyesuaikan pengembangan Dayton dengan karakter kendaraan dan kebutuhan konsumen Indonesia.