Chery memastikan model terbaru Chery Q akan langsung diproduksi lokal saat resmi meluncur di Indonesia. Langkah ini dilakukan melalui skema completely knocked down (CKD) sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung industri otomotif nasional. Presiden Direktur Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, mengatakan seluruh model Chery yang dipasarkan di Indonesia saat ini sudah dirakit di dalam negeri, termasuk Chery Q. Fasilitas pabrik Chery di Wuhu, China “Seperti produk Chery semuanya kita sudah produksi di sini ya, termasuk Chery Q ini ya,” ujar Zeng Shuo di Jakarta (18/5/2026). Menurut dia, Chery memilih skema CKD karena dinilai dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan sekaligus memperkuat industri otomotif nasional. “Jadi semua model yang kami bawa ke Indonesia, semuanya sudah produksi di sini,” kata dia. Chery Q resmi diperkenalkan di Indonesia Dukung Industri Langkah Chery memproduksi lokal kendaraan listriknya mendapat apresiasi dari Kementerian Perindustrian. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Setia Diarta, mengatakan pemerintah mendukung upaya Chery menghadirkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia. “Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil Chery Motor Indonesia serta dukungannya kepada pemerintah untuk dapat menghadirkan kendaraan ramah lingkungan,” ujar Setia. Booth Chery di GJAWW 2024 Ia menyebut produksi Chery Q menjadi kelanjutan dari pengembangan kendaraan elektrifikasi yang sebelumnya sudah dilakukan Chery di Indonesia. “Produksi Chery Q ini melanjutkan kesuksesan produk ramah lingkungan yang telah dihadirkan Chery Motor Indonesia melalui brand Chery maupun sister brand-nya,” ucap Setia. Chery Q resmi diperkenalkan di Indonesia TKDN 40 Persen Selain produksi lokal, pemerintah juga mengapresiasi capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk-produk Chery di Indonesia. “Selain itu, kami juga mengapresiasi dengan capaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk-produk Chery Motor Indonesia yang mencapai 40 persen,” katanya. Menurut Setia, capaian tersebut ikut membantu memperkuat rantai pasok dan ekosistem industri otomotif nasional. “Di mana hal tersebut turut berkontribusi pada penguatan ekosistem dan rantai pasok produk industri otomotif dalam negeri,” ujarnya. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang