Pengguna jalan yang hendak melintas di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, sebaiknya menghindari kawasan tersebut pada Rabu (7/10/2026). Imbauan ini menyusul adanya aksi penyampaian pendapat yang berlangsung di kawasan Gedung DPR/MPR RI sejak 6 hingga 8 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Berdasarkan informasi Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi berpotensi mengalami kepadatan. Polisi juga dapat menerapkan rekayasa arus lalu lintas secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Salah satu ruas yang perlu diantisipasi yakni Jalan Gatot Subroto arah Slipi, tepat di depan Gedung DPR/MPR RI. Pada pelaksanaan aksi sebelumnya, arus kendaraan dari arah Semanggi yang hendak menuju Slipi sudah dialihkan melalui Jalan Gerbang Pemuda, kemudian melewati kawasan Palmerah. Bagi masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar Gedung DPR/MPR RI, sebaiknya mencari rute lain untuk menghindari potensi kemacetan. Lalu lintas di Jalan Gatot Subroto ramai lancar, Kamis (27/8/2026). Jalur Alternatif Hindari Gedung DPR/MPR Ada beberapa jalur yang bisa digunakan untuk menghindari kawasan DPR/MPR. Rute ini dapat disesuaikan dengan arah perjalanan masing-masing pengendara. Dari Semanggi menuju Slipi atau Tomang Pengendara yang datang dari arah Semanggi dan hendak menuju Slipi atau Tomang dapat menghindari Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR/MPR. Rute yang dapat digunakan yakni: Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Bendungan Hilir - Jalan Pejompongan - Jalan Letjen S. Parman - Selanjutnya menuju Slipi atau Tomang. Rute tersebut menjadi salah satu alternatif untuk menghindari titik depan Gedung DPR/MPR. Dari Gatot Subroto menuju Slipi Sementara itu, pengendara yang sudah berada di Jalan Gatot Subroto dan hendak menuju Slipi dapat mengantisipasi kepadatan dengan mengambil arah Jalan Gerbang Pemuda. Rutenya: Jalan Gatot Subroto - Jalan Gerbang Pemuda - Jalan Patal Senayan - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Letjen S. Parman - Selanjutnya menuju Slipi atau Tomang. Dari arah Cawang menuju kawasan Jakarta Barat Pengendara dari arah Cawang yang hendak menuju Tomang atau Jakarta Barat juga dapat menghindari kawasan DPR/MPR. Alternatif yang disiapkan yakni: Jalan Jenderal Gatot Subroto - Jalan Jenderal Sudirman - Jalan Sisingamangaraja - Jalan Asia Afrika - Jalan Patal Senayan - Selanjutnya menuju Jalan Tentara Pelajar dan Jalan Letjen S. Parman. Rute tersebut dapat digunakan untuk menghindari titik kepadatan di depan Gedung DPR/MPR. Dari Tomang menuju Cawang Untuk perjalanan dari arah Tomang menuju Cawang, pengendara dapat memilih jalur yang menjauh dari kawasan DPR/MPR. Alternatif yang dapat digunakan yakni: Jalan Tomang Raya - Jalan Balikpapan - Jalan Suryopranoto - Jalan Juanda - Selanjutnya menyesuaikan arah perjalanan menuju kawasan Cawang. Rute ini merupakan salah satu skema pengalihan yang disiapkan ketika kepadatan terjadi di kawasan DPR/MPR. Dari Blok M menuju Tomang Pengendara dari arah Blok M yang hendak menuju Tomang juga dapat menghindari Jalan Gatot Subroto di depan Gedung DPR/MPR. Rute alternatifnya: Jalan Sisingamangaraja - Jalan Asia Afrika - Jalan Patal Senayan - Jalan Tentara Pelajar - Jalan Letjen S. Parman - Selanjutnya menuju Tomang. Alternatif lainnya, pengendara dapat mengambil Jalan Jenderal Gatot Subroto ke arah Cawang apabila kondisi lalu lintas memungkinkan. Pengaliahan kendaraan dari Tol Dalam Kota tepatnya Exit Rs Darmais arah Pancoran dialihkan keluar arteri mengingat masa didepan DPR/MPR RI sudah mulai masuk ke dalam Tol depan DPR / MPR RI, Senin (25/8/2025) sore. Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional Perlu dicatat, jalur alternatif tersebut bukan berarti seluruh ruas di sekitar Gedung DPR/MPR akan ditutup. Rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional dengan melihat kondisi dan perkembangan aksi di lapangan. Karena itu, rute yang berlaku dapat berubah sewaktu-waktu. Pengguna jalan juga diimbau mengatur waktu perjalanan dan mengikuti arahan petugas yang berada di lokasi. Dengan adanya potensi kepadatan, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan Gedung DPR/MPR sebaiknya menghindari Jalan Gatot Subroto, khususnya arah Slipi di depan kompleks parlemen. Pengendara juga disarankan memantau informasi lalu lintas terkini sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan rute perjalanan.