Kepemilikan mobil listrik berbasis baterai (BEV) di Indonesia semakin terjangkau dan realistis bagi masyarakat luas. Pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, pilihan kendaraan ramah lingkungan di rentang harga Rp 200 jutaan terpantau kian menjamur. Segmen mobil listrik Rp 200 jutaan, kini tidak lagi hanya diisi city car, melainkan juga sudah mulai diramaikan crossover ringkas dan SUV perkotaan yang menawarkan fungsionalitas harian tinggi. Geely EX2 di GIIAS 2026. Mobil Listrik Murah Makin Masif Produsen asal Tiongkok dan Vietnam menjadi motor utama dalam mendemokratisasi harga kendaraan listrik di segmen ini. Merek-merek seperti BYD, Wuling, Chery, Geely, DFSK, Changan, hingga VinFast saling sikut menyajikan kombinasi jarak tempuh yang memadai, desain futuristik, serta fitur kepraktisan modern. Menariknya, strategi pemasaran seperti skema langganan baterai (battery subscription) yang diusung VinFast turut menekan harga jual awal mobil listrik berukuran lebih besar (seperti VF 5 Eco dan VF e34) agar masuk ke rentang psikologis Rp 200 jutaan. Daftar Mobil Listrik Rp 200 Jutaan di GIIAS 2026 Berikut daftar pilihan mobil listrik berbasis baterai (BEV) dengan kisaran harga Rp 200 jutaan yang dirangkum dari arena GIIAS 2026: BYD Atto 1 Rp 210 juta-Rp 245 juta Chery Q Rp 239 jutaan-Rp 259 jutaan Geely EX2 Rp 239 jutaan-Rp 269 juta Wuling Air ev Rp 214 jutaan-Rp 251 jutaan DFSK Seres E1 Rp 219 juta VinFast VF 3 (dengan baterai) Rp 230.130.000 VF 5 Eco (sewa baterai) Rp 232.000.000 VF e34 Nerio Green (sewa baterai) Rp 299 juta Changan Lumin Rp 222 juta