Pabrik Chery. Chery, produsen mobil asal Tiongkok, secara resmi mengonfirmasi rencana membangun pabrik sendiri di Indonesia. Langkah ini dianggap strategis karena tidak hanya memperkuat posisi merek di pasar domestik, tetapi juga memperluas basis produksi untuk kendaraan listrik dan hybrid di kawasan ASEAN. Rencana ini mendapat perhatian publik karena potensi dampaknya terhadap industri otomotif lokal, lapangan kerja, serta akses konsumen terhadap mobil modern dan ramah lingkungan. Pabrik mobil Chery di Wuhu, China President Director Chery Group Indonesia, Zheng Shuo mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan diskusi. Melibatkan banyak pihak demi mematangkan berbagai rencana.“Soal pabrik itu kami akan memberikan informasi lebih lengkap pada awal 2026 nanti. Saat ini kami sedang melakukan diskusi dengan beberapa pihak,” ujar Shuo, dikutip VIVA Selasa, 9 Desember 2025. Zeng Shuo juga menambahkan bahwa mereka mempertimbangkan beberapa hal, dalam rencana mengakuisisi pabrik Handal. Hal ini penting dilakukan demi menghitung segala kemungkinan yang ada. Jadi semua rencana bisa berjalan lancar ke depan. “Akuisisi itu belum bisa saya sampaikan iya atau tidak, karena dua-duanya masih mungkin. Selain itu ada banyak faktor seperti ekonomi, kebijakan dan lainnya yang masih kami pelajari,” tambahnya.Latar Belakang dan Alasan Pendirian PabrikSejak masuk ke Indonesia, Chery menggunakan fasilitas perakitan milik PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Bekasi, Jawa Barat, untuk memproduksi SUV, sedan, dan model listrik. Namun, dengan meningkatnya permintaan konsumen dan volume penjualan, perusahaan menilai perlu memiliki fasilitas produksi sendiri agar lebih fleksibel menyesuaikan kapasitas produksi dengan kebutuhan pasar lokal.Pabrik mandiri memungkinkan Chery memperkuat rantai pasok, menekan biaya logistik, dan meningkatkan efisiensi produksi. Langkah ini juga memungkinkan ekspor kendaraan ke negara-negara sekitar dengan lebih cepat, memperkuat posisi Chery sebagai pemain otomotif global dari basis produksi Indonesia. Chery Tiggo 8 CSHMeski sudah ada komitmen investasi, Chery belum memastikan lokasi pabrik, kapasitas produksi, atau jadwal peletakan batu pertama. Saat ini, perusahaan masih melakukan studi kelayakan yang mencakup aspek logistik, suplai lokal, dan karakter pasar Indonesia.Rencana Chery membangun pabrik di Indonesia mencerminkan optimisme mereka terhadap pasar domestik dan komitmen jangka panjang di ASEAN. Dengan investasi besar, dukungan pemerintah, dan penjualan yang terus meningkat, langkah ini berpotensi menjadi titik balik bagi industri otomotif Indonesia.