Memoles mobil bertujuan membuat cat terlihat lebih mengilap dan menawan. Namun, dalam beberapa kasus, hasil poles justru membuat tampilan cat menjadi belang atau tidak merata. Pengalaman tersebut dibagikan oleh akun Threads Belajar Detailing. Dalam unggahannya, ia menceritakan kondisi cat mobil temannya yang justru terlihat aneh setelah dipoles oleh jasa poles panggilan. "Mobil temen, katanya habis dipoles sama Tukang Poles Panggilan.. Awalnya keliatan kilap, tapi pas ke sorot lampu mobil pas malem kok malah ada lukisan freehand begini..," tulis akun tersebut, dikutip Jumat (9/1/2026). Poles mobil sembarangan bikin cat jadi belang Christopher Sebastian, CEO XTO Car Care, mengatakan, cat mobil yang terlihat belang setelah dipoles memang bisa terjadi jika proses pengerjaannya tidak tepat. "Kondisi ini sering disebut 'hologram' atau Buffer Marks. Penyebab utamanya bukan pada cairannya, melainkan pada eksekusi teknis," kata Christopher kepada Kompas.com, Jumat (9/1/2026). Menurut Christopher, setidaknya ada empat penyebab umum yang membuat cat mobil terlihat belang setelah dipoles. Penyebab pertama adalah tekanan mesin poles yang tidak merata. Saat proses pemolesan, tekanan yang diberikan operator mesin bisa berbeda-beda di setiap bagian. Poles mobil dengan disorot lampu LED untuk hasil yang maksimal. "Tekanan mesin tidak merata. Saat memoles, tekanan yang diberikan pada mesin tidak konsisten. Area yang ditekan lebih kuat akan terkikis lebih dalam, menciptakan perbedaan pantulan cahaya (belang)," katanya. Penyebab kedua adalah panas berlebih atau overheating. Kondisi ini biasanya terjadi karena mesin poles digunakan terlalu lama di satu titik dengan putaran tinggi. "Memoles satu titik terlalu lama dengan putaran mesin tinggi menyebabkan cat menjadi sangat panas. Ini bisa merusak struktur clear coat dan mengubah warnanya," kata Christopher. Selanjutnya, faktor ketiga berasal dari kondisi pad atau busa poles yang kotor. Busa yang tidak bersih justru bisa merusak permukaan cat. Poles mobil warna putih "Debu atau residu kompon yang mengeras pada busa poles akan bertindak sebagai amplas kasar, bukannya menghaluskan, ia justru menciptakan baret halus baru yang terlihat seperti kabut atau pelangi," ujarnya. Penyebab terakhir adalah pencampuran warna yang tidak tepat, terutama jika mobil sebelumnya menjalani proses cat ulang. "Jika belang muncul setelah pengecatan ulang yang disertai poles, penyebabnya adalah ketidakterampilan dalam mixing warna cat atau kualitas cat yang rendah sehingga tidak menyatu dengan warna asli," kata Christopher. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang