Daihatsu Xenia Pasar mobil bekas masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin mendapatkan kendaraan terjangkau tanpa harus mengorbankan efisiensi. Selain harga belinya murah, dua faktor penting lainnya adalah konsumsi bahan bakar dan pajak tahunan yang tidak memberatkan. Kombinasi ini membuat beberapa model menjadi opsi aman bagi pembeli pemula maupun pengguna harian.Di segmen harga di bawah Rp100 juta, ada beberapa model yang punya reputasi irit dan perawatan sederhana. Mobil-mobil ini juga memiliki ketersediaan suku cadang melimpah, sehingga biaya kepemilikannya tetap rendah. Berikut tiga pilihan terbaik dari segmen tersebut, hasil rangkuman VIVA Otomotif Rabu 19 November 2025:1. Toyota Agya (2013–2016) Toyota Agya generasi awal populer karena mesin 1.0 liternya terkenal efisien dan hemat BBM, bisa mencapai 14–18 km/liter dalam penggunaan normal. Dimensi yang kompak membuat mobil ini sangat cocok untuk mobilitas harian di perkotaan. Untuk urusan pajak, Agya keluaran 2013–2016 memiliki beban tahunan yang relatif ringan. Berdasarkan data berbagai wilayah, pajaknya berada di kisaran Rp1,2 juta hingga Rp1,6 juta, tergantung tipe dan detail NJKB. Harga bekas Agya generasi awal juga stabil, berkisar Rp70–90 juta, sesuai kondisi unit. 2. Honda Brio Satya (2013–2015)Honda Brio Satya menawarkan performa lebih responsif berkat mesin 1.200 cc yang tetap irit, mencatat konsumsi sekitar 14–17 km/liter. Bodi kompak dan handling yang baik menjadi keunggulannya untuk penggunaan harian.Pajak tahunan Brio Satya generasi awal yang diproduksi pada 2013–2015 berada di rentang Rp1,5 juta hingga Rp2 juta. Angka tersebut sangat bergantung pada tipe dan NJKB, namun masih termasuk murah untuk ukuran city car. Untuk harga bekasnya, unit Brio Satya dari tahun awal bisa ditemukan pada kisaran Rp85–100 juta.3. Daihatsu Xenia (2011–2013)Jika membutuhkan mobil berkapasitas besar namun tetap hemat biaya, Xenia generasi 2011–2013 bisa menjadi pilihan tepat. Dengan mesin 1.0 dan 1.3 liter, konsumsi BBM Xenia berada di angka 12–15 km/liter, yang masih cukup irit untuk sebuah MPV.Sebagai mobil keluarga, pajak tahunannya tetap terjangkau. Untuk produksi 2011–2013, beban PKB berada di kisaran Rp1,8 juta sampai Rp2,2 juta, bergantung pada tipe dan nilai NJKB per wilayah.Harga bekas Xenia tahun tersebut biasanya berada di Rp80–100 juta, menjadikannya MPV ekonomis yang tetap fungsional.Mobil-mobil di atas menunjukkan bahwa opsi kendaraan bekas dengan harga terjangkau tetap bisa menawarkan efisiensi dan biaya kepemilikan rendah.Dengan pengecekan fisik dan dokumen yang teliti, pembeli bisa mendapatkan mobil harian yang nyaman, irit, serta pajak tahunannya aman di kantong.