Motor Yamaha yang laris di Sumatra bukan segmen trail atau pun bebek. Dominasi penjualan matic masih kuat di bumi Andalas.Joni Lie, General Manager Marketing PT Alfa Scorpii mengungkapkan penjualan motor di Sumatra didominasi segmen skutik Maxi. Nmax Neo menjadi model yang paling laris. "Yang pertama itu pastinya di AT Premium ya.AT Premium kira-kira kontribusinya 50-60% lah.Baru disusul dengan classy, baru selanjutnya tipe-tipe seperti Gear," kata Joni Lie di Samosir, Sumatra Utara."So far (motor paling laris segmen Maxi) ya 60-40 (persen) lah.60-nya yang Neo, yang 40-nya turbo," jelas dia.Berdasarkan dataAsosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, secara nasional segmen skutik masih mendominasi permintaan sepeda motor baru di pasar domestik pada tahun lalu dengan kontribusi 91,7%.Sisanya 4,46% berasal dari jenis motorunderbone, 3,51% tipe sport dan kontribusi sepeda motor listrik masih di bawah persen.Alfa Scorpii merupakan dealer utama Yamaha untuk wilayah Sumatera Utara, Jambi, Riau, Kepulauan Riau dan Aceh.Dia mengatakan penjualan kuartal pertama 2026 lebih baik dari tahun sebelumnya.Pasar yang positif di Sumatra itu juga dipengaruhi oleh permintaan dari komoditas sawit."Iya betul, karena di Sumatera Utara kan perkebunan di sawit. Terus di Riau Daratan juga sama, sebagian di Aceh juga sama. Nah kondisi sekarang kan lagi baik ya, jadi otomatis salah satu faktor demand itu bisa lebih bagus daripada tahun lalu," kata dia.Pasar sepeda motor sempat turun karena bencana Sumatra. Namun Joni mengatakan pasar mulai kembali pulih."Kalau bencana kemarin yang terjadi di Aceh itu pengaruh sekali.Nah, tapi karena support dari pemerintah yang cukup cepat,sehingga untuk kembali normal itu cepat juga," kata Joni."Hampir 60-70 persen (penurunan). Kemarin waktu kondisi baru bencana ya,karena kan tunggu kemarin kalau kita isu di Pasar itu kan karena mau jadi bencana nasional," ujar Joni."Akhirnya kan ditunda-tunda, akhirnya ini menjadi sedikit terhampat gitu loh.Tapi so far sampai hari ini sudah hampir normal sih," tambahnya lagi.