Penjualan sepeda motor Yamaha Indonesia diklaim menunjukkan tren positif sepanjang 2025, di tengah dinamika pasar otomotif nasional. Presiden Direktur dan CEO Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Dyonisius Beti, mengungkapkan bahwa kinerja penjualan Yamaha tahun lalu masih mencatatkan pertumbuhan, meski tanpa mau menyebut jumlah pasti. “Iya (penjualan tahun 2025) kami naik 4 persen,” ujar Dyon, kepada Kompas.com di sela acara peluncuran tim MotoGP Yamaha, Rabu (21/1/2026). Deretan motor Yamaha dari berbagai generasi muncul di acara peluncuran Tim MotoGP Monster Energy Yamaha di Jakarta (21/1/2026). Salah satu yang menarik perhatian adalah Jupiter MX King. Meski demikian, Dyon menilai terjadi pergeseran perilaku konsumen yang cukup signifikan. Tekanan daya beli membuat sebagian pembeli mulai meninggalkan segmen premium dan beralih ke model yang lebih murah. “(Penjualan) kami sekarang mulai tersebar, konsumen mulai bergeser dari premium karena daya beli, ke model standar, model entry level. Kedua, sepeda motor bebek itu juga naik di pulau-pulau,” ucap Dyon. Yamaha Jupiter Z1 2023 Kondisi tersebut justru membuka peluang bagi model-model lama Yamaha di segmen bebek. Tidak seperti tahun sebelumnya yang sangat didominasi skutik Maxi. “Jadi agak terbalik sedikit, kami naik penjualannya di Jupiter MX dan sebagainya,” kata Dyon. Seperti diketahui, secara keseluruhan, pasar sepeda motor nasional juga mencatatkan pertumbuhan sepanjang 2025. Deretan motor Yamaha dari berbagai generasi muncul di acara peluncuran Tim MotoGP Monster Energy Yamaha di Jakarta (21/1/2026). Berdasarkan data AISI, total penjualan motor nasional mencapai 6.412.769 unit, naik dibandingkan 2024 yang berada di angka 6.333.310 unit. Secara tahunan, pertumbuhan pasar mencapai sekitar 1,25 persen. Angka ini menunjukkan pasar masih bergerak naik. Dengan capaian 6,41 juta unit pada 2025, capaian ini nyaris kembali ke level sebelum pandemi, ketika pada 2019 penjualan motor berada di kisaran 6.487.460 unit. Meski laporan terbaru AISI tidak merinci segmentasi berdasarkan jenis motor, data kuartal pertama 2025 memberi gambaran struktur pasar. Skutik masih menjadi tulang punggung penjualan nasional dengan pangsa lebih dari 90 persen. Di sisi lain, segmen motor bebek dan sport terus menyusut, masing-masing hanya berkontribusi sekitar 3,37 persen dan 2,89 persen. Namun, pernyataan Dyon mengindikasikan bahwa di tengah dominasi skutik, masih ada ceruk pasar bagi motor bebek, terutama di wilayah luar Jawa, yang mulai kembali memberi kontribusi positif bagi penjualan Yamaha. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang