TVS Motor Company tampaknya mulai melirik segmen off-road murni yang lebih serius. Baru-baru ini, gambar misterius muncul dalam buku panduan (manual) resmi Apache RTX 300 yang memperlihatkan sosok motor trail dengan spesifikasi yang berbeda jauh dari model adventure yang ada saat ini. Kehadiran sosok ini memicu spekulasi bahwa pabrikan asal India tersebut tengah menyiapkan senjata baru untuk masuk ke segmen motor penggaruk tanah, yang di Indonesia diisi oleh pemain kuat seperti Kawasaki KLX 230 atau Honda CRF250L. Bocoran motor trail baru TVS Lebih Fokus untuk Medan Berat Dikutip dari Rushlane, ilustrasi motor baru TVS ini menampilkan postur yang lebih jangkung dan ramping dibandingkan Apache RTX 300. Jika RTX 300 lebih mengarah ke gaya adventure tourer yang nyaman untuk aspal, motor ini terlihat lebih fungsional untuk menerabas medan berat. Beberapa poin teknis yang mencolok antara lain penggunaan pelek jari-jari (wire-spoke) yang diduga kuat menggunakan kombinasi ukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang. Selain itu, bagian knalpot diletakkan tinggi di samping jok guna memberikan water wading depth atau kemampuan melibas genangan air yang lebih baik. Secara desain, motor ini dibekali paruh depan yang besar, skid plate (pelindung mesin), serta jok flat ala motor trail. Uniknya, berbeda dengan RTX 300 yang memakai suspensi depan upside down (USD), ilustrasi ini menunjukkan suspensi teleskopik konvensional dengan travel yang lebih panjang, lengkap dengan pelindung karet. Potensi Mesin yang Lebih Sederhana Menariknya, sektor mesin justru terlihat berbeda dari mesin 310cc milik TVS-BMW yang sudah ada. Pada gambar tersebut terlihat adanya sirip-sirip pendingin udara (air-cooled), sebuah karakter yang identik dengan mesin Kawasaki KLX 230 yang mengedepankan durabilitas dan kemudahan perawatan di medan terpencil. Belum ada spesifikasi resmi mengenai kapasitas mesinnya, namun spekulasi menyebut angka antara 200cc hingga 300cc. Jika benar masuk ke tahap produksi, motor ini tentu menjadi alternatif menarik di kelas motor trail 250cc ke bawah, terutama dengan rekam jejak TVS Racing yang cukup kuat di ajang balap internasional. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut apakah motor ini akan menjadi model produksi massal atau sekadar ilustrasi konsep. Mengingat agresivitas TVS belakangan ini, bukan tidak mungkin motor dual-purpose ini akan menjadi kenyataan di masa depan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang