Memiliki mobil ikonik dunia seperti Porsche 911, Ford Mustang GT500 Eleanor, hingga Toyota AE86 kerap menjadi impian banyak pencinta otomotif. Namun, meroketnya harga unit orisinal serta ketatnya aturan larangan impor mobil bekas utuh membuat impian tersebut makin sulit dijangkau. Sebagai solusinya, pembuatan mobil replika (re-create) hadir menjadi jalur alternatif. Rumah modifikasi Autologi Autoworks & Car Studio di Bogor menjadi salah satu bengkel yang melayani pembuatan kendaraan impian tersebut secara legal dan detail. Autologi Autoworks & Car Studio, membuat replika mobil klasik Estimasi Biaya Pembuatan Replika Yogie Ramadhan, Pemilik Autologi Autoworks & Car Studio, menjelaskan bahwa pengerjaan di bengkelnya dilakukan secara terstruktur melalui skenario by order, diskusi konsep, Rencana Anggaran Biaya (RAB), hingga penandatanganan kontrak kerja. Terkait biaya, Yogie mengungkapkan bahwa estimasi harga pembuatan mobil replika sangat bervariasi tergantung pada jenis kendaraan dan tingkat kesulitannya. "Kalau untuk mobil replika, range kita biasanya start dari Rp 150 jutaan sampai Rp 500 jutaan di luar mobil bahan. Seperti untuk Mini klasik itu di kisaran Rp 150 juta sampai Rp 200 jutaan," ujar Yogie kepada Kompas.com, Jumat (29/9/2026). Autologi Autoworks & Car Studio, industri kreatif yang membuat replika mobil klasik Beda Spek dan Pengaruh Kurs Dolar Yogie menegaskan bahwa perbedaan harga antar-mobil replika sangat dipengaruhi oleh spesifikasi serta ketersediaan komponen pendukung (spare parts). Komponen orisinal untuk mobil mewah tentu memiliki banderol yang berbeda dari mobil biasa. "Kenapa kok beda-beda? Pertama, speknya beda-beda. Kedua, emang beda mobilnya, part-nya pun beda. Katakan harga lampu Mini dengan Porsche tentu tidak sama," kata Yogie. Selain faktor spesifikasi kendaraan, pergerakan nilai tukar mata uang asing juga menjadi variabel penting dalam menentukan RAB karena beberapa komponen harus didatangkan dari luar negeri. "Kita pun mengikuti harga dolar. Barang-barang ini keluar masuknya enggak selalu sama harganya, jadi enggak bisa ditebak," ucapnya. Payung Hukum Urusan legalitas dan kelayakan jalan kerap menjadi kekhawatiran utama para pemilik mobil modifikasi di Indonesia. Yogie memastikan bahwa seluruh proses pembuatan mobil replika di Autologi memiliki payung hukum yang sah dan dapat diperhitungkan pajaknya. "Kita berdiri berbadan hukum PT dan perizinannya ada untuk jalan raya. Kita bisa mengeluarkan surat ubah bentuk, ganti warna, hingga SKRB (Surat Keputusan Rancang Bangun). Karena selain bikin mobilnya, legalitas dan pajaknya harus dipikirkan," kata Yogie. Autologi Autoworks & Car Studio, membuat replika mobil klasik Legalitas modifikasi kendaraan di Indonesia kini makin jelas setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 45 Tahun 2023 tentang Modifikasi Kendaraan Bermotor. Regulasi ini diinisiasi pemerintah bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk merangkul para modifikator lokal. "Dulu kan masih abu-abu. Sekarang ada PM 45 Tahun 2023 untuk merangkul modifikator. Selama didaftarkan, bayar pajak, dan masuk kas negara, ekonominya jalan dan menghidupi lingkungan sekitar," kata Yogie. Autologi Autoworks & Car Studio, membuat replika mobil klasik Meski demikian, regulasi tersebut menetapkan batasan teknis yang ketat. Salah satunya adalah ketentuan batas usia minimal kendaraan yang akan dijadikan replika. "Sesuai PM 45, wajib mobil itu minimal umurnya 25 tahun ke atas. Struktur kaki-kaki atau sasis utama juga tidak boleh diubah sembarangan," kata Yogie. Cetakan Presisi dan Uji Kelayakan Safety Yogie menambahkan, pengerjaan mobil replika tidak boleh dilakukan secara asal-asalan hanya dengan menempelkan fiber pada bodi kendaraan. Setiap unit dibangun berdasarkan data presisi skala milimeter dari kendaraan orisinal. Autologi Autoworks & Car Studio, industri kreatif yang membuat replika mobil klasik "Semua mobil di sini dicetak dari mobil aslinya, entah saya beli sendiri, pinjam teman, atau dari data. Kalau presisinya kurang satu milimeter saja, lampunya enggak bakal bisa masuk atau mentok," ujar Yogie. Selain mengukur presisi bodi, Autologi juga melakukan uji kelayakan safety dan kenyamanan berkendara secara menyeluruh sebelum unit diserahkan kepada konsumen. "Sebelum finishing ke customer, kita cek kelayakan mobilnya, ini safety apa enggak. Kita ukur strukturnya supaya waktu dipakai jalan tidak getar, tidak berisik, karet bodi tidak bocor, dan kabel-kabel terpasang rapi," pungkasnya. Autologi Autoworks & Car Studio, industri kreatif yang membuat replika mobil klasik Kehadiran regulasi resmi seperti Permenhub PM 45 Tahun 2023 ini memberikan angin segar bagi ekosistem modifikasi Tanah Air. Tidak hanya menjamin keamanan serta kenyamanan pemilik kendaraan saat mengaspal di jalan raya, aturan ini juga memacu para kreator lokal untuk terus menghasilkan karya presisi berstandar tinggi. Dengan skema pengerjaan yang transparan, aman secara hukum, dan biaya yang terukur, impian memiliki mobil langka kini bukan lagi sekadar angan-angan.