Inovasi teknologi di industri otomotif tak hanya soal kendaraan listrik atau fitur berkendara otonom. Pada ajang Beijing Auto Show 2026, Chery melalui brand Omoda & Jaecoo turut memamerkan robot pintar yang dirancang khusus membantu tugas kepolisian dalam mengatur lalu lintas. Robot bernama AiMOGA Smart Police Robot ini dipajang di booth Omoda Jaecoo sebagai solusi untuk mengatasi berbagai permasalahan lalu lintas di perkotaan, mulai dari kemacetan hingga pelanggaran di jalan. Kehadiran robot ini ditujukan untuk menjawab keterbatasan jumlah petugas di lapangan, terutama dalam melakukan pengawasan secara menyeluruh selama 24 jam. Selain itu, masalah seperti pelanggaran kendaraan non-motor dan parkir liar juga menjadi fokus utama yang ingin diatasi. Secara teknologi, AiMOGA Smart Police Robot dibekali sistem navigasi dengan tingkat presisi tinggi. Robot ini menggabungkan teknologi RTK dan SLAM yang memungkinkan penentuan posisi hingga tingkat sentimeter. Dengan kemampuan tersebut, robot dapat bergerak secara mandiri di berbagai kondisi jalan. Tak hanya itu, sistem perencanaan jalurnya sudah mengadopsi standar otomotif, lengkap dengan fitur penghindaran rintangan secara otomatis. Robot ini juga menggunakan sistem navigasi berbasis Beidou yang dirancang untuk bisa beradaptasi di berbagai situasi. Dari sisi penegakan hukum, AiMOGA memiliki kemampuan deteksi pelanggaran berbasis algoritma visual yang dikembangkan secara mandiri. Sistem ini memungkinkan robot untuk mengidentifikasi pelanggaran lalu lintas secara akurat. Menariknya, robot ini dapat beroperasi selama 24 jam tanpa henti dengan respons yang cepat dan risiko kesalahan yang minim. Seluruh data pelanggaran juga tersimpan secara terintegrasi melalui sistem cloud, sehingga bisa ditelusuri kembali jika dibutuhkan. Kemampuan lainnya adalah integrasi dengan sistem lampu lalu lintas. AiMOGA Smart Police Robot dapat terhubung dengan pengaturan sinyal secara real-time dengan sinkronisasi hingga milidetik. Bahkan, robot ini mampu meniru gerakan standar polisi lalu lintas saat mengatur kendaraan di persimpangan. Dengan kolaborasi antara kendaraan, infrastruktur jalan, dan robot, sistem ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi arus lalu lintas di kota besar. AiMOGA Smart Police Robot Tak kalah menarik, AiMOGA juga dibekali teknologi kecerdasan buatan berbasis large language model (LLM). Sistem ini memiliki basis data aturan lalu lintas yang luas serta mampu berinteraksi menggunakan suara layaknya manusia. Berkat teknologi AI tersebut, robot ini juga dapat menjawab pertanyaan pengguna dalam berbagai bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, sehingga lebih mudah digunakan dalam berbagai situasi. Selain itu, sistemnya juga fleksibel karena dapat disesuaikan dengan berbagai skenario di lapangan, sesuai kebutuhan penegakan hukum lalu lintas. Dengan berbagai kemampuan tersebut, kehadiran AiMOGA Smart Police Robot menjadi gambaran bagaimana teknologi masa depan dapat berperan langsung dalam membantu tugas kepolisian, sekaligus menciptakan sistem lalu lintas yang lebih tertib dan efisien. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang