Satlantas Polres Cimahi memprediksi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Lembang, Bandung Barat, baru akan terjadi setelah Hari Raya Iduladha 2026. Untuk mengantisipasi kemacetan selama libur panjang, polisi menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas secara situasional. Kaur Bin Ops Satlantas Polres Cimahi Iptu Bayu Subakti mengatakan, pola mobilitas masyarakat saat libur Iduladha berbeda dibandingkan long weekend pada umumnya. Pada hari raya, masyarakat cenderung masih berkumpul bersama keluarga di rumah. Arus balik wisata dari kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat mulai bergerak pada H+2 Lebaran 2026, Senin (23/3/2026). “Prediksi kepadatan kemungkinan terjadi setelah Iduladha. Biasanya saat hari H masyarakat masih berada di rumah masing-masing,” ujar Bayu dikutip dalam keterangannya, Selasa (26/5/2026). Menurut dia, potensi peningkatan volume kendaraan dipicu libur Iduladha yang berdekatan dengan long weekend Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026. Kondisi tersebut diperkirakan mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Lembang dan sekitarnya. Untuk mengurai kepadatan lalu lintas, Satlantas Polres Cimahi menyiapkan skema CB (Cara Bertindak) One Way Sepenggal di sejumlah titik rawan macet. “Untuk mengurai kepadatan, biasanya kami melaksanakan CB One Way Sepenggal. Tapi penerapannya melihat kondisi di lapangan, titik mana yang paling padat,” kata Bayu. Ia menjelaskan, rekayasa One Way Sepenggal diterapkan secara terbatas pada ruas jalan tertentu guna mempercepat arus kendaraan tanpa menutup keseluruhan jalur utama. Adapun jalur wisata yang menjadi prioritas pengamanan selama periode libur panjang meliputi Jalan Kolonel Masturi, Simpang Beatrix, hingga kawasan Cikole. Situasi kepadatan lalu lintas di kawasan wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat saat musim libur lebaran, Senin (22/3/2026). “Prioritas pengamanan ada di jalur wisata Lembang seperti Kolonel Masturi, Simpang Beatrix sampai Cikole,” ujarnya. Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail memperkirakan jumlah wisatawan akan meningkat selama libur panjang tersebut. “Sepertinya akan ada peningkatan pengunjung karena liburnya cukup panjang. Harapan kami tentu ini berdampak positif bagi Bandung Barat, mengingat banyak destinasi wisata favorit di sini,” kata Jeje. Ia menambahkan, sejumlah pengelola objek wisata di Lembang juga mulai melakukan antisipasi, salah satunya dengan menambah personel dan mengatur arus kendaraan di area wisata. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang