Ekspor mobil Toyota Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto mengatakan, pasar ekspor terbesar kendaraan Toyota dari Indonesia saat ini masih didominasi oleh kawasan Asia Tenggara dan Amerika Latin. GULIR UNTUK LANJUT BACA “Kalau dilihat dari tujuan ekspor, saat ini yang paling besar itu ke kawasan ASEAN dan Amerika Latin,” ujar Nandi di Jakarta.Selain kedua kawasan tersebut, pasar Timur Tengah juga memiliki kontribusi cukup besar terhadap ekspor kendaraan Toyota dari Indonesia. Menurut Nandi, porsinya berada di kisaran 17 hingga 20 persen dari total ekspor kendaraan Toyota yang diproduksi di dalam negeri.Namun, dinamika geopolitik global belakangan ini turut memengaruhi aktivitas ekspor otomotif. Salah satunya adalah konflik yang melibatkan Iran di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada jalur logistik pengiriman kendaraan.Nandi menjelaskan bahwa produksi kendaraan untuk pasar ekspor tetap berjalan normal sesuai dengan pesanan dari para importir. Akan tetapi, proses pengiriman melalui jalur laut mengalami gangguan akibat perubahan rute pelayaran.“Produksi tetap berjalan sesuai order. Hanya saja dari sisi logistik pengiriman kapal memang terganggu, sehingga unit yang sudah diproduksi sementara disimpan di stock yard,” kata Nandi.Kondisi tersebut membuat sebagian kendaraan yang seharusnya dikirim ke negara tujuan harus menunggu hingga jalur pengiriman kembali normal. Meski demikian, Toyota memastikan komitmen terhadap para importir di berbagai negara tetap dijaga.Di sisi lain, kinerja ekspor Toyota Indonesia sepanjang tahun lalu juga menunjukkan pertumbuhan. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, Toyota Indonesia mengekspor sebanyak 298.457 unit kendaraan utuh atau hampir menyentuh angka 300 ribu unit.Berdasarkan data Gaikindo, angka tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan capaian ekspor pada 2024 yang mencapai 276.089 unit.Tidak hanya itu, sejak 2020 hingga 2025 Toyota Indonesia secara konsisten menyumbang sekitar 60 persen dari total ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) nasional.“Prestasi ekspor Toyota Indonesia yang hampir menyentuh angka 300 ribu unit ini dapat kami capai berkat dukungan pemerintah, masyarakat, serta rantai pasok industri otomotif nasional yang kuat dari hulu hingga hilir,” ujar Nandi.Seiring perkembangan teknologi otomotif global, Toyota Indonesia juga mulai memperluas ekspor kendaraan elektrifikasi. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan elektrifikasi buatan Indonesia mencapai 22.868 unit atau meningkat sekitar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya.Beberapa model yang menjadi andalan ekspor Toyota Indonesia antara lain Toyota Kijang Innova Zenix, Toyota Veloz, Toyota Fortuner, serta Toyota Yaris Cross dalam varian mesin konvensional maupun hybrid. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Secara kumulatif, sejak aktivitas ekspor dimulai pada 1987 hingga akhir 2025, Toyota Indonesia telah mengekspor sekitar 3,15 juta unit kendaraan ke lebih dari 100 negara di berbagai kawasan dunia.Dengan jaringan pasar global yang luas, Indonesia diharapkan dapat terus memperkuat posisinya sebagai salah satu basis produksi dan ekspor kendaraan penting bagi Toyota di tingkat global, meskipun industri otomotif tetap harus menghadapi tantangan dari dinamika geopolitik dan logistik internasional.