Yamaha Racing Indonesia kembali menggeber program pembinaan pembalap ke level internasional. Salah satu yang jadi sorotan musim ini adalah Wahyu Nugroho. Ia baru saja mendapat kesempatan langka untuk tampil paralel di dua kejuaraan, Asia Road Racing Championship (ARRC) dan All Japan Road Race Championship (AJRRC). Tujuannya tak main-main, yaitu untuk mempercepat adaptasi, menambah jam terbang, dan mengasah mental balap di kompetisi yang lebih kompetitif. Selepas menjalani seri pembuka ARRC di Sepang, Malaysia (10–12/4/2026), Wahyu langsung menjalani debutnya di AJRRC. Ia tak datang tanpa persiapan. Dua hari tes pramusim di Sugo serta latihan short-course di Suzuka dimanfaatkan untuk membaca karakter trek dan menyempurnakan set-up motor. Adaptasi awal ini menjadi fondasi penting sebelum benar-benar turun balapan. Debutnya terjadi di putaran pertama kelas ST600 AJRRC di Sugo (25–26/4/2026). Membela tim ITO Racing YRI Borg Custom dan menunggangi Yamaha YZF-R6, Wahyu menunjukkan progres yang terukur. Ia finis ke-11 pada race pertama, lalu meningkat ke posisi 9 di race kedua. Hasil tersebut cukup untuk membawanya masuk 10 besar klasemen sementara, tepatnya di posisi sembilan. “Terimakasih Yamaha saya bisa tampil di All Japan Road Race Championship musim ini. Kesempatan ini sangat berharga untuk menambah jam terbang dan experience. Juga terus berkompetisi menggunakan Yamaha YZF-R6 yang menjadi faktor penting untuk kemajuan di dua kejuaraan yang saya ikuti. Saya akan selalu berupaya mencapai hasil optimal dan memanfaatkan dengan baik peluang tampil di tingkat internasional,” ujar Wahyu Nugroho. Tak hanya posisi finis, indikator peningkatan performa juga terlihat dari catatan waktunya. Sepanjang race weekend di Sugo, Wahyu mampu memangkas gap dengan pembalap terdepan sejak sesi latihan hingga balapan. Ia bahkan sempat memimpin rombongan second group, dengan best time yang lebih tajam dibanding saat tes pramusim. Manajer Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, menilai AJRRC menjadi laboratorium balap yang tepat untuk mengembangkan kemampuan Wahyu. “All Japan Road Race Championship menjadi ajang yang tepat bagi Wahyu Nugroho untuk berkompetisi menjajal Yamaha R6. Bentuk latihan juga di kompetisi resmi yang kami harapkan berpengaruh positif untuk berprestasi di ARRC ajang utama yang diikutinya. Telah melewati seri 1 kelas ST600 All Japan Road Race Championship dan hasilnya dievaluasi, Wahyu Nugroho melakukan improvement dan ini patut diapresiasi,” Wahyu Rusmayadi. Musim ini, Wahyu memang hanya dijadwalkan turun di dua seri AJRRC. Penampilan berikutnya akan berlangsung di Motegi pada 28–30 Agustus 2026 untuk seri ketiga kelas ST600. Dengan progres yang sudah terlihat sejak seri pembuka, peluang untuk terus naik level di pentas internasional tetap terbuka.