Biaya untuk membangun motor listrik balap kini semakin menarik perhatian, terutama setelah banyak video dan laporan yang menunjukkan motor listrik mampu menyalip motor sport ternama di lintasan drag. Fenomena tersebut membuat banyak penggemar otomotif penasaran. Berapa sebenarnya biaya membangun motor listrik yang mumpuni untuk balap? Ilustrasi paket modifikasi motor listrik balap dari BRT Menurut Yansen Huang, SPV Technical BRT, membangun motor listrik balap ternyata tidak semahal yang dibayangkan. “Saat ini, kalau mau bangun motor listrik balap, mungkin di kisaran Rp 30 jutaan sampai Rp 50 jutaan, sudah termasuk motornya,” ujar Yansen kepada Kompas.com (5/12/2025). Angka tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan meracik motor sport bermesin bensin dengan performa setara. Ia menjelaskan bahwa komponen paling mahal dalam motor listrik balap adalah baterai. “Contoh baterai yang kita pakai untuk EV race tahun lalu itu kapasitas 72V50Ah. Itu sekitar Rp 18 juta untuk cost baterainya. Mesin kisaran Rp 5–10 juta. Rangka kalau ekonomis sekitar Rp 5–10 juta. Total modifikasi Rp 20 jutaan sampai Rp 30 jutaan,” katanya. Ilustrasi balap motor listrik Dengan konfigurasi tersebut, motor listrik sudah bisa menghasilkan tenaga dari motor BLDC 5 kW hingga lebih dari 10 kW, ditambah baterai sekitar 3,6 kWh, membuatnya cukup kompetitif di lintasan drag. Meski performanya menjanjikan, ada tantangan teknis yang masih perlu dibenahi. Salah satunya adalah sistem baterai yang tidak dilengkapi pendingin seperti mobil listrik. Kondisi ini membuat proses pengecasan menjadi lambat. “Mengecasnya lama. Mungkin dengan charger 10A bisa 5–8 jam. Minusnya, baterai motor rata-rata tidak ada sistem pendingin seperti di mobil. Jadi pengecasan tidak bisa cepat seperti fast charging,” kata Yansen. Dari sisi perlombaan, perkembangan motor listrik balap sempat melambat. Yansen mencatat bahwa penyelenggaraan event pun berubah. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang