Air radiator yang jarang diganti berisiko menimbulkan kerak pada sistem pendingin mesin. Kondisi ini terjadi karena cairan coolant yang sudah terlalu lama digunakan akan mengalami penurunan kualitas. "Kalau air radiator jarang diganti, biasanya ada muncul endapan yang lama-lama jadi kerak di radiator," jelas Hasim Lukman, pemilik Bengkel Radiator Lamping di Cipondoh, Tangerang. Seiring waktu, cairan radiator juga bisa berubah menjadi keruh karena tercampur kotoran dan karat dari komponen mesin. Endapan tersebut biasanya mengumpul di bagian bawah radiator atau di jalur sirkulasi pendingin. Akibatnya, aliran cairan pendingin menjadi tidak lancar. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu proses pelepasan panas dari mesin. "Kalau saluran pendingin mulai kesumbat kerak, sirkulasi air jadi nggak maksimal dan mesin lebih cepat panas," lanjutnya.