Pengguna jalan tol dalam kota perlu memperhatikan rekayasa lalu lintas di sekitar Gerbang Tol (GT) Tebet 1 dan GT Tebet 2 menyusul adanya pekerjaan renovasi. PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) tengah melakukan renovasi pada kedua gerbang tol tersebut. Pengaturan lalu lintas diberlakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan. Ilustrasi Tol Dalam Kota Jakarta. Atas diskresi Kepolisian, pengaturan lalu lintas dilakukan pada akses masuk GT Tebet 1 dan GT Tebet 2 mulai Minggu (9/8/2026) hingga Selasa (11/8/2026). Rekayasa tersebut berlangsung setiap pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB dan penerapannya menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan. Pengendara Bisa Lewat Gerbang Tol Kuningan Selama pengaturan berlangsung, pengguna jalan yang hendak melakukan transaksi di GT Tebet 1 dapat menggunakan GT Kuningan 1 sebagai akses alternatif untuk masuk ke Ruas Tol Dalam Kota. Ilustrasi tol dalam kota. Sementara itu, pengguna jalan yang biasanya masuk melalui GT Tebet 2 dapat memanfaatkan gerbang tol sebelumnya, yakni GT Kuningan 2. Dengan demikian, pengendara tidak perlu memaksakan diri melewati akses GT Tebet yang terdampak pekerjaan renovasi dan dapat memilih gerbang tol alternatif yang telah disiapkan. Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan rambu-rambu dan petunjuk petugas di sekitar lokasi pekerjaan selama periode pengaturan lalu lintas. Ilustrasi Tol Dalam Kota Jakarta Jasa Marga Siapkan Mitigasi di Lokasi Pekerjaan Renovasi GT Tebet 1 dan GT Tebet 2 merupakan bagian dari program beautifikasi berkelanjutan yang dilakukan Jasa Marga untuk meningkatkan kualitas fasilitas sekaligus lingkungan jalan tol. Untuk meminimalkan dampak pekerjaan terhadap arus lalu lintas, Jasamarga Metropolitan Tollroad telah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi. Langkah tersebut meliputi pemasangan rambu-rambu di area pekerjaan, pengaturan lalu lintas, serta pembatasan area kerja secara optimal. Ilustrasi rekayasa lalu lintas yang dilakukan Dishub DKI Jakarta “Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pelaksanaan pekerjaan,” ujar Amri Sanusi, Senior Manager Representative Office 2, Jasamarga Metropolitan Tollroad, dalam keterangan resmi (8/8/2026). Jasa Marga juga berkoordinasi dengan Kepolisian, Patroli Jalan Raya (PJR), PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), serta pihak terkait lainnya untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan lancar. Pengguna jalan diimbau mengatur waktu perjalanan dan tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi pekerjaan, khususnya pada periode pukul 00.00 WIB hingga 04.00 WIB.