Ilustrasi mobil bekas Membeli mobil bekas memang bisa menjadi pilihan hemat dibanding membeli unit baru. Namun di balik harga yang lebih terjangkau, ada risiko yang wajib diperhatikan calon pembeli, salah satunya adalah kondisi mobil yang ternyata pernah mengalami kecelakaan atau tabrakan besar. Ilustrasi mobil bekas ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Masalahnya, tidak semua kerusakan bekas tabrakan terlihat jelas dari luar. Banyak mobil yang sudah diperbaiki sehingga tampak mulus seperti baru. Karena itu, calon pembeli perlu lebih teliti agar tidak tertipu tampilan eksterior yang terlihat rapi.Berikut VIVA rangkum Jum'at, 22 Mei 2026, beberapa cara mudah dan penting untuk mengetahui apakah mobil bekas pernah mengalami tabrakan atau tidak.Periksa Celah Antar Panel BodySalah satu tanda paling mudah dikenali adalah celah antar panel body mobil. Perhatikan bagian pintu, kap mesin, bagasi, dan fender.Mobil yang masih original biasanya memiliki jarak panel yang simetris dan rapi. Jika ada bagian yang terlihat lebih renggang, tidak sejajar, atau berbeda ukuran, bisa jadi mobil pernah mengalami benturan lalu diperbaiki.Cek Warna Cat Secara DetailPerhatikan warna cat di seluruh bagian mobil, terutama saat terkena cahaya terang. Mobil bekas tabrakan sering kali memiliki perbedaan warna tipis antara panel satu dengan lainnya karena pernah dicat ulang.Selain itu, periksa apakah ada bekas gelembung, tekstur kasar, atau titik debu pada cat. Hal tersebut bisa menjadi indikasi proses repaint setelah perbaikan body.Lihat Kondisi Baut dan RangkaCobalah membuka kap mesin dan periksa baut-baut di area fender, radiator support, atau pintu. Jika ada bekas kunci, cat terkelupas, atau baut terlihat pernah dibongkar, kemungkinan mobil pernah mengalami perbaikan besar.Bagian rangka juga penting diperhatikan. Rangka yang pernah mengalami benturan biasanya memiliki bekas las, lipatan, atau bentuk yang tidak simetris.Periksa Bagasi dan Kolong MobilArea bagasi sering menjadi tempat yang luput diperiksa pembeli. Padahal mobil yang pernah ditabrak dari belakang biasanya meninggalkan bekas perbaikan di area ini.Angkat karpet bagasi lalu lihat apakah ada bekas las, sambungan tidak rapi, atau permukaan logam bergelombang.Begitu juga bagian kolong mobil. Jika terlihat ada bagian rangka yang berbeda warna atau tidak lurus, patut dicurigai.Test Drive dan Rasakan HandlingMobil bekas tabrakan berat biasanya memiliki masalah pada kaki-kaki atau sasis. Saat test drive, coba lepas setir perlahan di jalan lurus.Jika mobil cenderung menarik ke satu sisi, setir terasa tidak seimbang, atau muncul getaran aneh, bisa jadi struktur mobil pernah mengalami benturan.Selain itu, dengarkan suara-suara tidak normal dari suspensi atau body mobil saat melewati jalan rusak.Cek Riwayat Servis dan AsuransiJika memungkinkan, mintalah riwayat servis kendaraan kepada penjual. Mobil yang pernah mengalami kecelakaan besar biasanya memiliki catatan perbaikan di bengkel resmi atau klaim asuransi.Saat ini beberapa layanan inspeksi kendaraan juga bisa membantu mengecek riwayat mobil secara lebih detail sebelum transaksi dilakukan.Gunakan Jasa Inspeksi ProfesionalBagi pembeli yang kurang memahami kondisi teknis mobil, menggunakan jasa inspeksi independen bisa menjadi pilihan paling aman.Teknisi profesional biasanya memiliki alat khusus untuk mendeteksi bekas repaint, kerusakan rangka, hingga kondisi mesin dan kaki-kaki secara menyeluruh.Jangan Tergiur Harga MurahBanyak mobil bekas tabrakan dijual dengan harga jauh lebih murah dibanding pasaran untuk menarik perhatian pembeli. Karena itu, jangan langsung tergoda harga rendah tanpa melakukan pengecekan mendalam. Ilustrasi mobil bekas ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Mobil yang pernah mengalami tabrakan berat berisiko memiliki masalah jangka panjang, mulai dari handling yang buruk hingga penurunan tingkat keamanan saat digunakan.Mengetahui apakah mobil bekas pernah tabrakan sebenarnya tidak terlalu sulit jika dilakukan dengan teliti. Mulai dari mengecek panel body, warna cat, baut, hingga melakukan test drive bisa membantu mengungkap kondisi asli kendaraan.