Suzuki Grand Vitara facelift di GJAW 2025 Menjaga kualitas kendaraan tidak berhenti saat produk dipasarkan ke konsumen. Prinsip tersebut menjadi dasar langkah PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang mengumumkan pelaksanaan kampanye Product Quality Update untuk model Grand Vitara di Indonesia. Program ini merupakan bagian dari evaluasi berkala yang dilakukan Suzuki secara global. Melalui langkah tersebut, pabrikan memastikan setiap unit kendaraan tetap memenuhi standar kualitas dan keamanan yang telah ditetapkan.Dalam pelaksanaannya, Suzuki mengimbau pemilik Grand Vitara dengan kriteria tertentu untuk melakukan pemeriksaan di Bengkel Resmi. Pemeriksaan ini bersifat preventif dan ditujukan untuk menjaga akurasi fungsi kendaraan dalam penggunaan sehari-hari. Berdasarkan data internal perusahaan, kampanye ini mencakup 148 unit Grand Vitara. Unit yang diperiksa berasal dari rentang produksi Desember 2024 hingga April 2025 yang telah teridentifikasi dalam pendataan pabrikan.Fokus utama pemeriksaan diarahkan pada komponen Speedometer Assy Comb. Area yang dicek meliputi indikator level bahan bakar serta lampu peringatan pada panel instrumen kendaraan. Suzuki menilai keakuratan informasi pada cluster speedometer memiliki peran penting dalam mendukung kenyamanan berkendara. Informasi yang presisi membantu pengemudi memahami kondisi kendaraan secara tepat dalam berbagai situasi perjalanan. Interior Suzuki Grand Vitara facelift Asst. to Aftersales Department Head of Service PT SIS, Hariadi, menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap konsumen.“Suzuki menginformasikan adanya kebutuhan pemeriksaan kualitas pada komponen speedometer Grand Vitara, dan kami ingin memastikan pelanggan tetap merasa aman serta nyaman melalui penanganan di Bengkel Resmi Suzuki,” ujarnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Kamis 29 Januari 2026.Ia menambahkan bahwa unit Grand Vitara yang dipasarkan di Indonesia merupakan bagian dari produksi global Suzuki. Karena itu, standar penanganan dan kualitas yang diterapkan mengikuti kebijakan internasional pabrikan.Apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan komponen yang tidak sesuai spesifikasi kualitas, Suzuki akan melakukan penggantian. Seluruh proses tersebut diberikan tanpa biaya sebagai bagian dari komitmen layanan purna jual.Suzuki juga memastikan pemeriksaan dan penanganan dilakukan dengan prosedur terstandarisasi. Teknisi bengkel resmi telah dipersiapkan untuk menjalankan proses sesuai ketentuan pabrikan.Dari sisi waktu, Suzuki menyebut proses pemeriksaan awal dapat diselesaikan dalam durasi singkat. Jika diperlukan penggantian komponen, total waktu pengerjaan diproyeksikan tetap efisien dan tidak menyita banyak waktu pelanggan.