Sebuah video yang memperlihatkan kap mobil listrik tiba-tiba terlepas saat melaju di jalan tol ramai diperbincangkan di media sosial Instagram. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @purnomo_edy_santoso pada Minggu (6/9/2026). Dalam rekaman dashcam yang dibagikan, terlihat mobil sedang melaju di jalan tol sebelum kap bagian depannya tiba-tiba terlepas dan terbang ke arah belakang. Kejadian tersebut kemudian menjadi perhatian karena kap mobil terlepas ketika kendaraan sedang melaju di jalan tol. Kelalaian Sendiri Saat dikonfirmasi, Senin (7/9/2026), Purnomo Edy Santoso selaku pemilik video dan mobil tersebut menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan disebabkan oleh kerusakan pada kap mobil, melainkan karena kelalaiannya sendiri. “Saya lupa pasang baut kap,” ucapnya singkat kepada Kompas.com, Senin (7/9/2026). Purnomo juga mengakui hal tersebut melalui keterangan yang ditulis dalam unggahannya. Ia menyebut insiden kap mobil terlepas itu terjadi karena dirinya lupa memasang baut setelah melakukan pekerjaan pada bagian tersebut. "Ini murni kelalaian saya karena lupa pasang baut," tulis Purnomo dalam unggahannya. Kejadian ini menjadi pengingat bagi pemilik mobil untuk memastikan kembali seluruh komponen kendaraan sudah terpasang dengan benar sebelum digunakan, terutama setelah melakukan perawatan atau perbaikan. Sementara itu, Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan, kejadian tersebut merupakan bentuk kecerobohan pengendara. “Kap mesin tidak dalam posisi boleh dibuka tutup kecuali ada perbaikan di sektor kaki-kaki depan. Kalaupun harus dibuka-tutup hanya boleh dilakukan oleh mekanik resmi yang sudah paham SOP,” ucapnya. Membahayakan Orang Lain Menurut Sony, terlepasnya kap mesin juga dapat membahayakan pengguna jalan lain. Kap yang terlempar ke belakang dapat bergerak tidak terkendali sehingga sulit dihindari oleh kendaraan yang berada di belakangnya. “Bahaya dari kap mesin terbang itu besar dampaknya terhadap pengguna jalan lain, karena terlemparnya ke belakang dan liar sehingga untuk menghindarinya sangat susah, kecuali ada jarak iring yang jauh yang bisa membaca potensi bahaya tersebut,” ucapnya.