Mobil Bekas Hyundai Pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) bekas di Indonesia mengalami tekanan harga yang cukup tajam sepanjang awal 2026. Dalam rentang Januari hingga Mei, sejumlah model bahkan tercatat mengalami penurunan puluhan hingga ratusan juta rupiah. Kondisi ini dipicu oleh masifnya peluncuran model baru dengan teknologi baterai yang lebih efisien serta strategi perang harga dari pabrikan global. Dampaknya, harga unit bekas ikut terkoreksi agar tetap kompetitif di tengah pilihan konsumen yang semakin banyak. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Berdasarkan pantauan VIVA Otomotif di beberapa lapak mobil bekas, Sabtu 2 Mei 2026, tren penurunan harga terlihat konsisten di berbagai segmen. Hal ini sekaligus mempertegas bahwa depresiasi mobil listrik kini terjadi lebih cepat dibandingkan kendaraan konvensional.Di segmen city car, Wuling Air EV Long Range produksi 2022 menjadi salah satu contoh paling jelas. Pada Januari 2026, harga bekasnya masih berada di kisaran Rp165 juta, lalu turun menjadi Rp155 juta di Maret, dan kini menyentuh Rp145 juta di Mei.Penurunan juga terjadi pada model lain di kelas yang sama, seperti Seres E1 yang kini mulai ramai di pasar mobil bekas. Harga unit lansiran 2023–2024 berada di kisaran Rp110 juta hingga Rp140 juta, tergantung kondisi kendaraan.Koreksi paling dalam terjadi pada Hyundai Ioniq 5 varian Signature Long Range produksi 2022. Dari sebelumnya Rp520 juta di awal tahun, kini harga bekasnya turun drastis menjadi sekitar Rp400 juta.Penurunan hingga Rp120 juta dalam waktu sekitar empat bulan tersebut dipengaruhi oleh hadirnya model penyegaran serta meningkatnya tekanan dari kompetitor baru. Konsumen kini memiliki lebih banyak pilihan dengan spesifikasi serupa namun harga lebih agresif.Tren serupa juga terlihat di segmen hatchback dan SUV listrik. MG 4 EV Magnify produksi 2023 turun dari Rp310 juta pada Januari menjadi Rp270 juta di Mei.Sementara itu, BYD Atto 3 varian Superior lansiran 2024 terkoreksi dari Rp410 juta menjadi Rp365 juta. Neta V produksi 2023 juga turun dari Rp265 juta menjadi Rp230 juta dalam periode yang sama. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Untuk segmen premium, Kia EV6 GT-Line produksi 2023 ikut mengalami penyesuaian signifikan. Harga bekasnya turun dari Rp880 juta di awal tahun menjadi sekitar Rp750 juta pada Mei 2026.Melihat tren tersebut, pasar mobil listrik bekas kini menjadi opsi menarik bagi konsumen yang ingin beralih dengan biaya lebih terjangkau. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sebelum membeli unit seken.