— Tren berkemah dengan kendaraan, yang biasa disebut overlanding, semakin berkembang di Indonesia. Namun, di tengah antusiasme tersebut, masih banyak yang menyamakan campervan dengan caravan, padahal keduanya memiliki konsep dan fungsi yang berbeda. Hendro Sutono, salah satu pegiat campervan di Indonesia, menjelaskan bahwa campervan dan caravan lahir dari kebutuhan yang berbeda sejak awal. “Kalau yang saya tangkap dari referensi di luar negeri, campervan itu kelasnya kemping dalam artian kita akan kemping di satu tempat dan mobil itu jadi fasilitas atau sarana menikmati alam,” ujar Hendro kepada Kompas.com, Senin (17/11/2025). modifikasi kijang kotak jadi campervan Campervan pada dasarnya adalah mobil yang dimodifikasi agar bisa digunakan untuk berkemah. Fasilitas di dalamnya biasanya cukup untuk kebutuhan dasar, seperti kasur, meja lipat, storage, hingga dapur sederhana. Sementara itu, kata Hendro, caravan punya akar sejarah yang lebih panjang. Caravan mirip rumah kecil yang ditarik kendaraan. Ruang dalam caravan biasanya lebih lega daripada campervan, lengkap dengan area tidur, dapur permanen, hingga toilet, tergantung modelnya. “Kalau caravan itu bentuknya ditarik. Caravan awalnya ialah kereta kuda yang ditarik oleh kuda, kemudian di dalamnya kita bisa tinggal atau hidup. Ada tempat tidur atau tempat masak," kata Hendro. "Melakukan kegiatan yang biasanya dilakukan di rumah. Itu dulu caravan seperti itu," ujarnya. Karena bobot dan ukurannya lebih besar, caravan cocok untuk tinggal lebih lama di satu lokasi, tetapi tidak sefleksibel campervan untuk berpindah-pindah. "Caravan itu berubah bentuk ketika masuk teknologi kendaraan berupa mobil. Akhirnya caravan ditarik pakai mobil. Jadi bentuknya seperti gandengan,” jelas Hendro. Singkatnya, campervan ialah mobil yang bisa dipakai langsung untuk berkendara dan berkemah. Caravan Praktis, lincah, dan cocok untuk perjalanan menjelajah dari satu titik ke titik lain. Sedangkan caravan ialah rumah berjalan berbentuk trailer yang ditarik mobil. Ruang lebih besar, fasilitas lebih lengkap, tetapi kurang praktis untuk mobilitas tinggi. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.