— Tren campervan terus berkembang di kalangan penghobi yang ingin punya kendaraan khusus untuk berkemah. Dalam beberapa tahun terakhir, muncul konsep daily campervan, yaitu mobil yang terlihat standar untuk dipakai harian, tetapi punya fitur lengkap untuk kemping. Subhan Hadi Susilo, Humas DPP Camper Van Indonesia (CVI), konsep ini muncul seiring berkembangnya gaya kerja yang lebih fleksibel. “Muncul juga model atau konsep bekerja secara remote. Beberapa teman yang sering kemping bareng dengan saya punya mobil yang saya lihat sebagai daily campervan. Maksudnya, mobil itu bukan full campervan,” ujar Subhan kepada Kompas.com, Senin (17/11/2025). “Apa sih daily campervan itu? Jadi mobilnya tetap bisa dipakai harian di lingkungan urban, masuk kota, atau lewat tol dalam kota. Secara tampilan juga enggak terlalu mencolok seperti campervan penuh. Tapi ketika dibawa kemping, perlengkapannya lengkap, nggak ada yang kurang,” kata Subhan. Jika diringkas pengertian daily campervan pada dasarnya adalah mobil biasa yang masih nyaman dipakai di perkotaan, mulai dari masuk area urban, jalan arteri, sampai tol dalam kota. Tampilannya pun tidak mencolok, sehingga tetap “aman” untuk dibawa ke kantor atau dipakai meeting tanpa menarik perhatian berlebihan. Namun di dalamnya, mobil tetap membawa fungsi campervan, seperti tempat tidur, penyimpanan, dan perlengkapan dasar kemping. Bedanya, konfigurasi ini dibuat lebih sederhana dan tidak mengubah bentuk asli mobil terlalu jauh. Konsep daily campervan Modifikasi pada daily campervan biasanya fokus pada bagian interior, terutama kursi baris belakang. Tujuannya, menciptakan ruang yang bisa digunakan untuk tidur tanpa harus menurunkan tenda. “Contohnya mengubah setelan bangku belakang. Dari pengalaman saya memakai Hyundai H1, kursi baris ketiganya kan ada rail. Nah, saat bagian itu dilepas, ruangnya sudah cukup untuk camping tanpa perlu buka tenda," ujarnya. "Kita bisa tidur di dalam mobil, di area belakang, karena kursi baris ketiga sudah dijadikan camper box,” kata Subhan. Dengan cara ini, mobil tetap fungsional untuk penggunaan sehari-hari. Jika dibawa bekerja atau dipakai keluarga, ruang kabin masih terlihat rapi dan tidak menunjukkan bahwa mobil tersebut sudah dimodifikasi untuk kemping. “Tapi kalau mobil itu saya pakai ke kantor, tetap enggak kelihatan seperti campervan. Jadi konsepnya seperti itu,” tambah Subhan. Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.