Booth Otoproject Perubahan ini terlihat dari langkah Otoproject yang memperluas jaringannya dengan membuka dua studio baru di Summarecon Mall Bekasi 2 dan Summarecon Mall Serpong 2. Kehadiran gerai ini sekaligus menjadi gambaran bagaimana aksesoris otomotif kini diposisikan lebih dekat dengan kebutuhan pengguna mobil harian, bukan hanya kalangan penghobi. GULIR UNTUK LANJUT BACA Produk yang ditawarkan umumnya masuk dalam kategori kebutuhan dasar kabin, seperti organizer, tempat penyimpanan tambahan, hingga dudukan ponsel. Meski terlihat sederhana, fungsi dari aksesoris ini cukup krusial, terutama dalam menjaga kerapihan interior dan mendukung aktivitas berkendara yang semakin terhubung dengan perangkat digital.Salah satu perubahan paling terasa adalah soal pemasangan. Jika dulu banyak aksesoris membutuhkan instalasi khusus, kini konsumen cenderung memilih produk yang bisa langsung digunakan tanpa modifikasi permanen. Selain lebih praktis, pendekatan ini juga dianggap lebih aman karena tidak mengubah struktur asli kendaraan.“Ekspansi ini merupakan langkah kami untuk memperluas jangkauan Otoproject, khususnya di area dengan mobilitas tinggi seperti Bekasi dan Serpong,” ujar, Retail Manager Otoproject, Mario dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 10 April 2026.Ia menambahkan, kehadiran studio fisik juga bertujuan memberikan pengalaman berbeda dibandingkan pembelian secara daring. “Kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih dekat, mudah diakses, dan tetap memberikan nilai edukatif bagi konsumen,” katanya.Dari sisi desain, tren aksesoris juga mengarah pada produk yang lebih presisi mengikuti kontur kabin. Hal ini penting untuk menjaga estetika interior tetap selaras dengan desain pabrikan. Aksesoris yang terlihat menyatu biasanya lebih diminati dibanding produk universal yang cenderung kurang pas.Material menjadi aspek lain yang tidak kalah penting. Produk yang digunakan setiap hari dituntut memiliki daya tahan tinggi serta tidak menimbulkan efek samping seperti bunyi berisik atau merusak permukaan interior.Selain faktor kenyamanan, kebutuhan akan aksesoris juga dipengaruhi oleh gaya hidup digital. Penggunaan smartphone saat berkendara—untuk navigasi maupun komunikasi, mendorong meningkatnya permintaan terhadap perangkat pendukung seperti phone holder dan charger mobil.Masuknya aksesoris otomotif ke pusat perbelanjaan juga menunjukkan adanya pergeseran persepsi. Produk ini tidak lagi dipandang sebagai pelengkap opsional, tetapi mulai menjadi bagian dari kebutuhan pengguna kendaraan sehari-hari. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Meski demikian, persaingan di industri ini tetap ketat, terutama dengan banyaknya produk impor di pasar. Karena itu, kualitas, desain, serta kemudahan penggunaan menjadi faktor penting untuk menarik konsumen.Dengan tren yang terus berkembang, aksesoris otomotif di Indonesia berpotensi menjadi segmen yang semakin relevan, tidak hanya sebagai penunjang tampilan, tetapi juga solusi praktis untuk meningkatkan fungsi kendaraan.