Sosok Sung Kang tentu sudah tidak asing bagi pecinta film dan otomotif. Aktor Hollywood yang dikenal lewat perannya sebagai Han dalam "The Fast and the Furious: Tokyo Drift", ternyata punya cerita menarik soal budaya otomotif Indonesia. Dalam kunjungannya ke Indonesia, Sung Kang sempat berbagi cerita mengenai Toyota AE86 bernama 'Lola'. Mobil tersebut menjadi bagian dari proyek film bertema drifting yang sedang ia garap. Menurut Sung Kang, nama Lola bukan sekadar nama mobil biasa. Ia menyebut, di setiap negara yang ia kunjungi selalu ada satu mobil spesial yang menjadi representasi budaya otomotif lokal. Ia kemudian bercerita bagaimana proses menemukan mobil tersebut di Indonesia. Semua berawal saat dirinya dan tim mencari Toyota AE86 lokal untuk dibangun bersama pelaku otomotif lokal. “Jadi begini, setiap kali saya berkeliling, ke setiap kota yang saya kunjungi di berbagai negara, selalu ada Lola. Selalu ada seseorang yang mencintai Hachiroku (AE86), Toyota AE86 Corolla. Jadi, kami menghubungi teman-teman kami, kami menghubungi Marvin di sini, dan dia menemukan unit Hachiroku lokal, lalu mereka mulai membangunnya di bengkel mereka sendiri. Ini adalah Lola Indonesia,” ujar Sung Kang, di ICE BSD, Minggu (10/5/2026). Toyota AE86 Bagi Sung Kang, keberadaan Lola Indonesia menunjukkan bahwa budaya otomotif punya bahasa universal yang sama di berbagai negara, termasuk Indonesia. “Jadi, dia adalah Lola versi Jakarta, Indonesia. Kami akan meninggalkannya di sini, dia adalah simbol untuk film tersebut (Drifter),” kata dia. “Dan hal itu juga menunjukkan kepada kalian bahwa budaya otomotif, inti dari semuanya, itu sama saja di seluruh dunia. Bahwa kita bisa menemukan Lola di Indonesia,” lanjutnya. Menariknya, Sung Kang juga mengaku cukup menikmati suasana otomotif di Indonesia. Meski identik dengan kemacetan, menurut dia justru dari situlah karakter budaya mobil di Indonesia terlihat. “Lalu, apakah saya suka mobil-mobil di Indonesia? Ya, saya suka! Karena, tahu tidak, saya bisa melihat banyak sekali mobil di Indonesia setiap kali saya terjebak macet. Banyak sekali mobil, dan tidak bergerak sama sekali. Jadi, inilah budaya otomotif yang sebenarnya,” kata Sung Kang. Toyota AE86 atau Hachiroku memang punya tempat spesial di hati pecinta mobil Jepang klasik dan drifting di Indonesia. Kehadiran Sung Kang sekaligus memperlihatkan bahwa kultur otomotif Indonesia ternyata juga menarik perhatian para pelaku industri hiburan otomotif dunia. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang