Pabrikan otomotif asal China, Changan, akhirnya resmi menancapkan kukunya di pasar Indonesia. Langkah ini diambil melalui kemitraan strategis dengan Indomobil Group, yang diproyeksikan menjadi pintu gerbang utama ekspansi Changan di kawasan Asia Tenggara. Kerja sama ini menjadi tonggak penting bagi Changan dalam menjalankan rencana global bertajuk "Vast Ocean Plan". Fokus utama kolaborasi ini mencakup seluruh rantai nilai industri otomotif, mulai dari produksi, pasokan, penjualan, hingga operasional, yang diselaraskan dengan peta jalan pengembangan industri otomotif di Tanah Air. Pihak Changan menegaskan, Indonesia memegang peran strategis dalam pengembangan mobilitas hijau di Asia Tenggara. Melalui kemitraan dengan Indomobil Group, Changan berkomitmen membangun fondasi yang kuat, mencakup produk, teknologi, dan layanan kelas dunia untuk mendukung transisi elektrifikasi di Indonesia. Test drive mobil Changan di Dianjiang Proving Ground, Chongqing, China Portofolio Produk Dalam tiga tahun ke depan, Changan telah menyiapkan strategi agresif dengan memperluas lini produknya. Tidak hanya kendaraan listrik berbasis baterai (BEV), perusahaan juga berencana menghadirkan model Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), dan Range Extender Electric Vehicle (REEV). Secara global, Changan akan membawa tiga merek utama, yakni Changan, Deepal, dan Avatr. Terkait model yang akan diluncurkan, pabrikan asal Tiongkok ini sudah memiliki rencana hingga tahun 2030. "Hingga tahun 2028, kami akan menambah 10 model produk baru di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Total lini produk kami di kawasan ini akan mencapai 13 model," ujar Director of Chongqing Changan Automobile Co., Ltd.; Jia Lishan, kepada wartawan, saat konferensi pers Changan Global Strategy Launch, di Chongqing, China, Rabu (22/4/2026). Changan Nevo Q05 R&D dan Operasional Lokal Sebagai bukti keseriusan dalam menggarap pasar lokal, Changan berencana memperkuat aspek riset dan pengembangan (R&D). Pada tahun 2027, perusahaan menargetkan pendirian Asia Pacific R&D Center untuk memastikan pengembangan produk lebih terlokalisasi dan sesuai dengan kebutuhan konsumen domestik. Komitmen lokalisasi ini juga merambah ke sektor ketenagakerjaan. Changan menargetkan penciptaan lebih dari seribu lapangan kerja lokal dalam tiga tahun ke depan. Langkah ini didukung oleh upaya pembangunan entitas lokal serta pengembangan rantai pasok yang efisien di kawasan ASEAN. Test drive mobil Changan di Dianjiang Proving Ground, Chongqing, China Ekspansi Jaringan Diler Untuk strategi penjualan, Changan akan mengadopsi pendekatan one country, one strategy. Fokus jangka pendek mereka akan menyasar kota-kota besar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Kalimantan. Pengembangan jaringan diler akan menerapkan konsep 3S (Sales, Service, Spare parts) serta City Store di area bisnis utama. Pada tahun 2026, Changan menargetkan operasional lebih dari 20 showroom. Target jangka panjangnya adalah membangun 100 showroom di seluruh Indonesia, yang merupakan bagian dari target 755 showroom di seluruh Asia Tenggara pada tahun 2030. Changan Group Global Strategy Launch 2026 Layanan Purna Jual Sejalan dengan ekspansi tersebut, layanan purna jual menjadi prioritas utama. Changan memperkenalkan merek layanan pengguna bertajuk "with U" untuk menjamin efisiensi dan kepedulian bagi konsumen di Indonesia. Melalui sinergi dengan Indomobil Group, Changan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas tinggi serta operasional yang efisien. Langkah ini diharapkan tidak hanya menguntungkan kedua belah pihak, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya ekosistem otomotif Indonesia yang lebih hijau, cerdas, dan berkelanjutan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang