Pemudik yang berencana menggunakan jalur darat dari Jakarta menuju Malang pada Lebaran 2026 perlu menyiapkan dana lebih untuk biaya tol. Berdasarkan perhitungan terbaru setelah penyesuaian tarif di beberapa ruas, total tarif perjalanan dari Cikampek hingga Malang diperkirakan mencapai hampir Rp 1 juta untuk kendaraan golongan I. Direktur Utama PT Jasamarga Pandaan Malang, M Taufik Akbar, menjelaskan bahwa perubahan tarif ini terjadi karena sejumlah ruas tol mengalami penyesuaian pada awal tahun. Sejumlah kendaraan melintasi KM 189 di Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon Jawa Barat, pada Rabu (26/3/2025/ siang. “Karena memang ada beberapa ruas yang baru saja mengalami penyesuaian tarif. Sejak awal Januari kemarin. Implementasinya kalau tidak salah tanggal 5 Januari,” kata Taufik, kepada Kompas.com (14/3/2026). Menurutnya, jika perjalanan dihitung dari Gerbang Tol Cikampek Utama hingga Gerbang Tol Singosari di Malang, tarif yang harus dibayarkan tembus Rp 900.000 untuk kendaraan golongan I. “Kalau dari Cikampek Utama, sekitar Rp 957.000 sampai Malang,” ujarnya. Pemudik melintas di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, Jawa Tengah, Senin (7/4/2025). Namun, Taufik menegaskan bahwa perhitungan tarif perjalanan tol tidak bisa dilakukan secara langsung dari satu gerbang awal ke gerbang tujuan. Sebab, perjalanan tersebut melewati sejumlah ruas tol yang masing-masing memiliki sistem tarif berbeda. “Memang kita harus tahu dulu gerbang masuknya. Karena tidak bisa langsung dihitung dari Gerbang Cikampek sampai Gerbang Singosari begitu saja,” katanya. Dalam perjalanan dari Jakarta menuju Malang, kendaraan akan melewati beberapa gerbang tol utama, antara lain Cikampek Utama, Kalikangkung di Semarang, Banyumanik, Warugunung, Kejapanan, hingga akhirnya keluar di Singosari. Total tarif Rp 957.000 tersebut sudah mencakup biaya Rp 27.000 di ruas Tol Cikampek. Namun jika perjalanan dimulai dari dalam kota Jakarta, biaya yang harus dibayar bisa lebih tinggi. “Tapi kalau masuk dari dalam kota Jakarta tambah sekitar Rp 11.000 lagi. Kalau lewat Jagorawi tambah lagi. Dan kalau lewat JORR 2 juga tambah lagi,” kata Taufik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang