BYD mendapatkan tantangan berat dari produsen sesama asal Cina, Jaecoo. Pada Maret 2026 ini, wholesales BYD di bawah penjualan Jaecoo. Tercatat BYD meraih angka penjualan sebanyak 2.941 unit, di bawah Jaecoo dengan 3.035 unit. Jika dilihat lebih detil, mayoritas penjualan Jaecoo oleh model J5 Premium. Dalam data penjualan, Maret ini SUV EV ini terjual sebanyak 2.959 unit atau memasok 97% dari total seluruh penjualan. Kenapa model ini cukup laris, Jaecoo J5 EV tipe tertinggi, yakni Premium, dijual dengan harga spesial Rp 299,9 juta on the road (OTR) Jakarta. Namun, jika melihat website resmi Jaecoo Indonesia, harga tersebut sekarang sudah mengalami penyesuaian menjadi Rp 309,9 juta OTR Jakarta. Dikatakan sangat murah, sebab Jaecoo memberikan seabrek fitur untuk mobil listrik 5 penumpang ini. Secara dimensi, Jaecoo J5 EV punya panjang 4.380 mm, lebar 1.860 mm, tinggi 1.650 mm, wheelbase 2.620 mm, dan ground clearance 200 mm. Tak seperti mobil listrik sekelas lainnya, desain J5 EV dibalut dalam sebutan SUV classic yang boxy namun tetap terlihat modern.