Setelah sempat memamerkan wujudnya beberapa waktu lalu, Royal Enfield melalui sub-brand Flying Flea resmi meluncurkan motor listrik pertamanya, C6, di pasar India. Flying Flea C6 hadir dengan desain yang sangat berbeda dari motor listrik kebanyakan. Motor ini mengadopsi gaya vintage yang terinspirasi dari motor legendaris era Perang Dunia II, namun dibekali dengan teknologi modern dan nol emisi. Dikutip dari Autocar India, salah satu daya tarik utama dari peluncuran ini adalah skema harganya. Royal Enfield menawarkan opsi Battery as a Service atau langganan, yang membuat harga jual motor menjadi lebih terjangkau. Selain itu, mobil hybrid (HEV) bekerja dengan sistem baterai yang sudah diatur otomatis oleh kendaraan untuk membantu efisiensi penggunaan bahan bakar. Namun, dalam kondisi tertentu, cara berkendara seperti akselerasi mendadak atau kickdown dapat membuat kinerja baterai bekerja lebih berat dan memengaruhi efisiensi serta daya tahannya. Jayan Sentanuhady, Dosen Teknik Mesin Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan mobil hybrid (HEV) berbeda dengan mobil listrik murni (BEV) dari segi penggunaan baterai. Berikut 5 artikel terpopuler di kanal otomotif pada Sabtu, 11 April 2026 : 1. Royal Enfield Flying Flea C6 Meluncur: Motor Listrik Rp 37 Jutaan Untuk harga dengan sistem langganan baterai, Flying Flea C6 dibanderol 1,99 Lakh atau setara Rp 37,9 jutaan. Sementara bagi konsumen yang ingin membeli secara putus beserta baterainya, harganya menjadi 2,79 Lakh atau sekitar Rp 53,2 jutaan. 2. Cara Mengemudi yang Bisa Memperpendek Umur Baterai Hybrid Daihatsu Rocky Hybrid “Di BEV, manusia turut menentukan kapan waktu mengecas dan bagaimana caranya, sehingga dapat berdampak langsung pada usia pemakaian baterai. Tapi di HEV semua diatur oleh sistem di mesin,” ucap Jayan baru-baru ini kepada Kompas.com. 3. Program Konversi Motor Listrik Baru Bisa Jalan Kalau Gratis Ilustrasi paket konversi motor listrik buatan Nagara. Konversi motor listrik. Proses konversi motor listrik. Program konversi motor bensin ke motor listrik menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mendorong percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Namun, perjalanan program ini tidak berlangsung instan, melainkan melalui beberapa tahapan skema bantuan hingga akhirnya dikenal dengan program “gratis”. Pada tahap awal, pemerintah menggulirkan bantuan konversi sebesar Rp 7 juta pada 2023. Skema ini menjadi titik awal uji coba untuk melihat respons masyarakat terhadap program konversi motor listrik. 4. Jaecoo Genjot Produksi J5 EV, Andalkan Pabrik Handal dan Inchape Jaecoo J5 EV Pabrikan otomotif asal China, Jaecoo, mulai menunjukkan keseriusannya di pasar Indonesia. Hal ini terlihat dari peningkatan distribusi unit kendaraan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai informasi, salah satu produk Jaecoo, J5 EV, mendapat sambutan positif dapat baru pertama kali diluncurkan. Bahkan SPK diklaim sudah mencapai 15.000 unit pada Maret 2026. 5. Jelang MotoGP Jerez, Marc Marquez Masih Dibayangi Cedera Pebalap Spanyol dari Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, beraksi dalam Sprint Race MotoGP Brasil di Sirkuit Internasional Ayrton Senna di Goiania, negara bagian Goias, Brasil, pada 21 Maret 2026. (Foto oleh EVARISTO SA / AFP) Marc Marquez terus memacu proses pemulihannya jelang MotoGP Jerez yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026. Pebalap Ducati tersebut kini berpacu dengan waktu untuk kembali ke performa terbaik di awal musim. Marquez sudah kembali berlatih dengan motor di sirkuit karting MotorLand Aragon. Ia terlihat mengendarai Ducati Panigale V2 dalam sesi yang difokuskan untuk mengembalikan feeling berkendara. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang