Ribuan truk over dimension over load (ODOL) masih melintas di jalan tol Indonesia sepanjang 2026. Kondisi ini menjadi tantangan pemerintah menjelang penerapan kebijakan Zero ODOL 2027. Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Ni Komang Rasminiati mengatakan, berdasarkan data perangkat weigh in motion (WIM), masih ditemukan ribuan kendaraan dengan muatan berlebih setiap harinya di sejumlah ruas tol. "Berdasarkan data deteksi WIM dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2026, untuk ruas jalan tol Jasa Marga Group ini terdata bahwa kendaraan yang lewat per hari itu 20.627 kendaraan non-golongan 1,” kata Komang dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI, dikutip Kamis (1/10/2026). Ilustrasi truk ODOL parkir di bahu jalan tol “Di mana terdata yang overload itu ada sejumlah 3.657 kendaraan per hari atau sebesar 17,73 persen dari total non-golongan 1 yang melintas," ujarnya. Sementara di ruas tol Hutama Karya Group, rata-rata terdapat 7.823 kendaraan non-golongan I yang melintas setiap hari. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.041 kendaraan atau 26,09 persen terindikasi mengalami kelebihan muatan. Normaliasii atau pemotongan Truk ODOL di Kalimantan Ratusan Ribu Truk ODOL Terdeteksi Data tersebut menunjukkan bahwa pelanggaran ODOL masih menjadi persoalan di jalan tol. Berdasarkan rekap data ETLE Korlantas Polri periode 1 Januari-31 Agustus 2026, tercatat 431.192 kendaraan ODOL tertangkap di ruas tol Jasa Marga Group. Namun, proses penindakan terhadap kendaraan tersebut masih menghadapi sejumlah kendala. Dari ratusan ribu kendaraan yang terdeteksi, baru 16.026 kendaraan yang dikirimkan surat tilang elektronik. Sebanyak 2.525 kendaraan telah terkonfirmasi, tetapi baru 252 kendaraan yang menyelesaikan pembayaran tilang. Kondisi serupa terjadi di ruas tol Hutama Karya Group. Sebanyak 287.186 kendaraan pelanggar terdeteksi. Dari jumlah tersebut, 1.874 kendaraan telah dikirimkan surat tilang oleh kepolisian dan 422 kendaraan terkonfirmasi. "Untuk yang Hutama Karya Grup, yang tertangkap 287.186 kendaraan pelanggar, dan yang terkirim kepada pelanggar dari kepolisian itu 1.874 kendaraan, dan yang terkonfirmasi 422 serta yang terbayar, lebih sedikit lagi, baru 2 yang menyelesaikan pembayaran tilang atau dendanya," ujar Komang. Truk ODOL di Tol Balmera WIM Bakal Ditambah Jelang Zero ODOL Untuk meningkatkan pengawasan, pemerintah telah memasang 47 unit perangkat WIM di sejumlah ruas jalan tol. Sebanyak 38 unit ditempatkan sebelum gerbang tol, sementara sembilan unit berada di jalur utama. Perangkat WIM tersebut terus diintegrasikan dengan sistem penegakan hukum elektronik atau ETLE untuk mendukung proses penindakan kendaraan yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan. Pemerintah juga menyiapkan penambahan 16 titik WIM dalam roadmap 2026-2030. Lima titik akan ditempatkan di wilayah Trans-Sumatra, lima titik di Trans-Jawa, tiga titik di jalan tol non-Trans-Jawa, serta tiga titik di kawasan Jabodetabek.