Rem yang terlalu panas kerap dianggap hal sepele oleh pengendara, padahal kondisi ini bisa berujung fatal. Dalam situasi tertentu, terutama saat membawa beban berlebih atau melintasi turunan panjang, sistem pengereman bisa kehilangan fungsinya secara bertahap hingga akhirnya tidak mampu menghentikan kendaraan. Menurut Lung Lung, pemilik Dokter Mobil, fenomena ini terjadi karena rem bekerja di luar batas idealnya. Gesekan antara kampas dan piringan yang terus-menerus akan menghasilkan panas ekstrem, hingga akhirnya sistem tidak lagi efektif. "Kalau rem sudah terlalu panas, dia tidak bisa lagi mengubah energi kinetik menjadi panas dengan optimal. Akibatnya, daya pengereman turun drastis, bahkan bisa hilang sama sekali," kata Lung Lung kepada Kompas.com, Sabtu (18/4/2026). Kondisi ini dikenal sebagai brake fade, di mana performa rem menurun akibat suhu yang terlalu tinggi. Biasanya ditandai dengan pedal rem terasa lebih dalam, respons melambat, hingga kendaraan tetap melaju meski pedal sudah diinjak penuh. Risiko ini semakin besar jika kendaraan membawa muatan berlebih. Beban tambahan membuat kerja rem jauh lebih berat, terutama saat melewati jalan menurun panjang yang menuntut pengereman terus-menerus tanpa jeda. mobil Toyota Fortuner alami rem blong Lung Lung juga mengingatkan, kesalahan umum yang sering dilakukan pengemudi adalah menyiram air ke rem yang panas. Alih-alih membantu, langkah ini justru berpotensi merusak komponen. "Kalau piringan rem yang panas disiram air, bisa terjadi perubahan suhu ekstrem secara tiba-tiba. Ini bisa bikin piringan retak atau bahkan pecah," ujarnya. Sebagai langkah pencegahan, pengemudi disarankan untuk mengatur ritme berkendara, seperti memanfaatkan engine brake saat turunan dan memberi waktu istirahat pada sistem pengereman. Selain itu, untuk kendaraan yang sering membawa beban berat, upgrade sistem rem juga bisa menjadi solusi agar performanya tetap optimal dalam berbagai kondisi. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang