Tren membeli mobil bekas kini tak lagi sekadar melihat kondisi fisik kendaraan. Konsumen, khususnya dari kalangan milenial dan Gen Z, datang dengan bekal riset yang matang sebelum menentukan pilihan. Mereka telah melakukan riset seperti membandingkan harga, cek spesifikasi, telusuri rekam jejak penjual dan sebagainya Lebih dari 70 persen calon pembeli mobil bekas kini memulai perjalanannya secara online, baru kemudian datang ke lokasi untuk melihat fisik unit dan test drive. Jany Candra, Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk mengatakan kepercayaan calon pembeli dibangun jauh sebelum transaksi terjadi. "Konsumen sekarang datang ke showroom sudah lebih siap dan lebih kritis. Mereka sudah tahu harga pasaran dan yang paling penting, mereka sudah tahu pertanyaan apa yang harus diajukan," ucap Jany dalam keterangan resminya. Caroline.id, platform jual beli mobil bekas yang dioperasikan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), perusahaan terbuka terafiliasi Triputra Group, membangun modelnya tepat di atas pergeseran perilaku tersebut. Ilustrasi transaksi beli mobil bekas Konsumen dapat menelusuri lebih dari 600 unit mobil bekas secara daring, lalu mengunjungi salah satu dari 18 cabang di Jabodetabek, Karawang, dan Bandung untuk melihat langsung dan menyelesaikan transaksi. Pembeda dari marketplace mobil bekas lain, Caroline.id memiliki sendiri setiap unit yang dijual. Setiap kendaraan telah melalui inspeksi 150 titik oleh inspektor terlatih, dipastikan bukan bekas banjir dan bukan bekas kecelakaan berat, serta siap pakai karena sudah melalui servis dan penggantian oli serta filter oli sebelum diserahterimakan. Caroline.id juga melayani konsumen yang ingin menjual atau menukar kendaraannya. Proses jual dimulai dari inspeksi terjadwal, penawaran harga transparan berdasarkan kondisi aktual, hingga transfer dana langsung jika sepakat. Tersedia juga layanan kredit melalui kerja sama dengan berbagai leasing, dengan proses yang didampingi penuh oleh tim sales. Perusahaan hadir bukan hanya untuk satu transaksi, melainkan untuk menjadi mitra otomotif jangka panjang bagi konsumen Indonesia. Kekhawatiran yang hampir selalu sama muncul di benak calon pembeli mobil bekas ialah, adanya risiko mobil bekas banjir, pernah tabrakan serius, odometer-nya diputar, dokumennya bermasalah atau bahkan masih ada tunggakan ETLE. Caroline.id menjawab kekhawatiran ini bukan dengan janji, melainkan dengan jaminan tertulis. Setiap unit yang dijual sudah dipastikan bukan bekas kecelakaan berat dan bukan bekas banjir. Jika dalam 5 hari setelah pembelian terbukti ada ketidaksesuaian kondisi, dana pembelian dikembalikan 100 persen. Menariknya, untuk ketenangan konsumen jangka panjang, setiap kendaraan dilindungi Garansi 7G+ selama 1 tahun, mencakup tujuh sistem utama sekaligus: mesin, transmisi, AC, rem, kelistrikan, sistem penggerak, dan kemudi. "Membeli mobil bekas dengan garansi 1 tahun bukan lagi sesuatu yang hanya bisa didapatkan dari diler mobil baru. Konsumen kini punya pilihan yang jauh lebih terlindungi di pasar kendaraan bekas," kata Jany. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang