Toyota Innova Zenix (kiri) vs Innova Reborn (kanan) Toyota Kijang Innova masih jadi mobil keluarga paling populer di Indonesia. Saat ini ada dua generasi yang sama-sama diminati, yaitu Innova Reborn dengan mesin diesel dan Innova Zenix yang hadir dalam versi bensin dan hybrid. Selain harga dan fitur, banyak calon pembeli juga mempertimbangkan biaya pajak tahunan sebagai bagian dari ongkos kepemilikan yang harus mereka keluarkan setiap tahunnya.Dari penelusuran VIVA Otomotif, Senin 17 November 2025, secara umum Innova Reborn punya pajak tahunan rata-rata di kisaran Rp6–7 juta. Angka ini berlaku untuk model keluaran terbaru maupun beberapa tahun sebelumnya, tergantung varian dan wilayah. Varian diesel biasanya sedikit lebih mahal dibanding bensin, tapi selisihnya tidak terlalu besar. Sementara itu, Innova Zenix yang dibangun di atas platform baru dan dijual dengan harga lebih tinggi, memiliki pajak tahunan rata-rata sekitar Rp8–9,5 juta. Untuk tipe tertinggi dengan teknologi hybrid, angkanya bisa mendekati Rp10 juta per tahun, terutama di wilayah DKI Jakarta dan kota besar lainnya.Perbedaan ini wajar karena dasar perhitungan pajak (PKB) mengacu pada nilai jual kendaraan (NJKB), yang pada Zenix memang lebih tinggi. Namun, Zenix Hybrid memiliki keunggulan efisiensi bahan bakar yang bisa mencapai 20 kilometer per liter, jauh lebih irit dibanding Reborn Diesel yang berkisar 12–13 kilometer per liter. Dalam jangka panjang, penghematan BBM bisa menutup selisih pajak tahunan tersebut. Jadi, bagi Anda yang ingin pajak tahunan lebih ringan dan perawatan sederhana, Innova Reborn masih jadi pilihan logis. Sedangkan jika menginginkan kenyamanan modern, teknologi terbaru, dan efisiensi tinggi, Innova Zenix Hybrid layak dipertimbangkan meski pajaknya sedikit lebih mahal. Apapun pilihannya, keduanya tetap mempertahankan reputasi Kijang sebagai mobil tangguh, nyaman, dan cocok untuk kebutuhan keluarga Indonesia.