Isuzu Panther Grand Touring. Fenomena tersebut ikut membuat perhatian publik tertuju pada harga jual Panther di pasar mobil bekas. Meski tidak ada lonjakan harga signifikan, model ini terlihat masih mempertahankan nilai jual cukup tinggi dibanding mobil sekelasnya.2004 dijual dengan kisaran Rp 85 juta hingga Rp 99 juta. Untuk tahun produksi 2009–2014, harga rata-rata berada di rentang Rp 120 juta sampai Rp 136 juta. Model keluaran muda, termasuk tahun 2018 dan 2019, dibanderol lebih mahal, yakni sekitar Rp 168 juta sampai Rp 232 juta. Rentang harga ini menempatkan Panther sebagai salah satu mobil diesel bekas yang nilai jualnya relatif stabil meskipun sudah tidak lagi diproduksi.Konsumen yang membahas Panther di media sosial banyak menyoroti reputasinya sebagai mobil irit solar dan tahan banting. Mesin diesel 2.5 liter yang digunakan Panther juga dikenal mudah dirawat dan tetap bekerja baik dengan kualitas bahan bakar beragam, sehingga diminati di berbagai daerah. Selain itu, body-on-frame dan ground clearance yang cukup tinggi membuatnya dipercaya sebagai kendaraan yang mumpuni di kondisi jalan ekstrem serta area rawan banjir. Hal ini dianggap sejalan dengan video viral yang menunjukkan mesin Panther tetap menyala setelah terendam. Hingga kini belum ada indikasi bahwa viralnya kejadian banjir berdampak langsung pada kenaikan harga pasar. Namun minat dan perhatian pengguna internet terhadap Panther terlihat meningkat, terutama untuk mengetahui spesifikasi, keunggulan mesin, dan kisaran harga. Dengan harga bekas yang tetap bertahan dan reputasi ketangguhan mesin yang terus dibicarakan, Isuzu Panther terbukti belum kehilangan daya tariknya di pasar mobil bekas Indonesia.