VIVA Otomotif: All New Toyota Vios 2022 Penjualan mobil sedan di Indonesia terus menunjukkan tren penurunan jika dilihat dari data industri otomotif dalam jangka panjang. Berdasarkan catatan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kontribusi sedan terhadap total penjualan mobil nasional semakin mengecil dari tahun ke tahun. Pada pertengahan 2000-an, sedan masih memiliki peran yang cukup signifikan di pasar otomotif nasional. Dilihat VIVA Otomotif Senin 19 Januari 2026, data Gaikindo mencatat total penjualan sedan sepanjang 2005 mencapai 35.369 unit, dengan volume bulanan yang relatif stabil di atas 2.500 unit pada sebagian besar periode.Namun, tren tersebut mulai berubah memasuki dekade berikutnya. Pada 2008, total penjualan sedan tercatat berada di kisaran 34.300 unit dalam satu tahun, meski pada periode tersebut pasar otomotif nasional secara keseluruhan masih mencatatkan pertumbuhan. Penurunan semakin terlihat setelah memasuki tahun 2010-an. Data wholesales Gaikindo pada 2011 menunjukkan bahwa sedan hanya menyumbang sekitar 1,6 persen dari total penjualan kendaraan bermotor nasional, jauh tertinggal dibandingkan segmen MPV dan kendaraan niaga ringan.Kondisi serupa berlanjut pada tahun-tahun berikutnya. Pada 2012, porsi sedan berada di kisaran 1,7 persen dari total wholesales kendaraan nasional, sementara pada 2014 kontribusinya kembali turun hingga berada di bawah 1 persen dalam struktur pasar otomotif Indonesia. Memasuki tahun-tahun terbaru, posisi sedan semakin terpinggirkan. Data Gaikindo 2025 menunjukkan total penjualan sedan hanya berada di kisaran ribuan unit sepanjang tahun, dengan pangsa pasar sekitar 0,3 persen dari total penjualan mobil nasional. Angka tersebut menempatkan sedan sebagai salah satu segmen dengan kontribusi terkecil di industri otomotif. Penurunan ini juga tercermin pada data penjualan ritel, di mana volume sedan tidak lagi menjadi kontributor utama di jaringan diler. Sebagian besar penjualan kendaraan nasional kini ditopang oleh segmen MPV, SUV, serta kendaraan komersial ringan. Secara data, tren penurunan penjualan sedan berlangsung konsisten selama lebih dari satu dekade. Hingga 2025, belum terlihat indikasi pemulihan signifikan pada segmen ini, sementara struktur pasar otomotif nasional terus didominasi oleh kendaraan dengan konfigurasi kabin dan fungsi yang berbeda dari sedan.