Pembalap muda Indonesia memakai helm bermotif batik Motif batik yang awalnya dipandang sebagai bagian dari sejarah, kini semakin sering muncul dalam dunia otomotif yang dikenal modern. Tren ini terlihat dari berbagai kendaraan, mulai sepeda motor hingga mobil listrik, yang mengadopsi sentuhan batik sebagai bagian dari desainnya. Salah satu contoh yang sempat menarik perhatian publik adalah kehadiran Vespa dengan balutan motif batik yang dipamerkan dalam berbagai ajang otomotif dan gaya hidup. Skuter bergaya klasik tersebut memadukan karakter desain Italia dengan ornamen tradisional Indonesia, menghasilkan tampilan unik yang memperkuat kesan eksklusif sekaligus artistik. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Fenomena serupa juga terjadi pada kendaraan roda empat, termasuk mobil listrik yang mengusung aksen bermotif batik. Kehadiran elemen budaya ini tidak hanya memperkaya estetika kendaraan, tetapi juga menjadi medium promosi warisan lokal dalam ekosistem mobilitas modern yang terus berkembang.Selain hadir pada kendaraan, motif batik juga mulai terlihat dalam dunia motorsport sebagai bagian dari identitas visual pembalap. Pembalap gokart muda Indonesia Darren Arthur Gani menjadi salah satu contoh yang membawa unsur budaya tersebut melalui helm bermotif Batik Mega Mendung yang digunakannya sepanjang musim balap 2026.Kiprah Darren di ajang karting regional turut memperkuat sorotan terhadap simbol budaya tersebut. Ia memulai musim 2026 dengan tampil di Putaran 1 Eshark Rok Cup Indonesia di Sentul International Karting Circuit pada 24–25 Januari, bertarung di kelas Mini Rok dan meraih tiga hasil podium dalam satu akhir pekan, yakni Juara 1 Mini Rok Rising Star, posisi keempat Final A, serta posisi ketiga Final B.Raihan tersebut menjadi indikator konsistensi pembalap berjuluk “Dare Darren” di tengah persaingan karting nasional sekaligus memperlihatkan progres pembinaan pembalap usia dini di Indonesia. Catatan podium beruntun juga membuka peluang bagi talenta muda untuk melanjutkan kiprah ke level internasional.Momentum positif berlanjut ketika Darren tampil pada ajang INF1NITY IAME Asia Pacific Games 2026 di LYL International Karting Circuit, Selangor, Malaysia. Pada sesi Time Trial kategori Cadet, ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 16,030 detik yang membawa tim TKM (Dewa United Motorsport) kembali meraih pole position setelah penantian lebih dari satu dekade. ADVERTISEMENT GULIR UNTUK LANJUT BACA Dominasi pembalap Indonesia juga terlihat lewat capaian rekan setimnya, Syabil Umar Basalamah, yang menempati posisi kedua pada sesi tersebut. Persaingan kemudian berlanjut pada balapan final dengan duel sesama pembalap Indonesia hingga lap terakhir, sebelum Darren finis di posisi kedua.“Saya bersyukur dengan hasil ini, tapi perjalanan saya masih panjang. Saya ingin terus belajar, balapan dengan hati, dan membawa Indonesia melangkah lebih jauh,” ujar Darren yang juga murid British School ini dalam keterangannya, dikutip Senin 23 Februari 2026.