Skutik retro modern Yamaha Fazzio menjadi kanvas kreatif bagi para builder lokal. Kali ini, Imam Abraham dari Gashakon.co menghadirkan karya bertajuk "Fazzio Kage" yang membawa kita kembali ke estetika otomotif Jepang di era 1980-an. Imam menjelaskan bahwa inspirasi utamanya datang dari tren pabrikan Jepang zaman dulu yang kerap menyediakan aksesori orisinal fungsional. "Terinspirasi dari pabrikan-pabrikan otomotif Jepang di tahun 80-an yang menyediakan aksesori original pabrikan untuk motornya seperti keranjang depan, hard case (front box) dan rear box," ujar Imam kepada Kompas.com, Selasa (12/5/2026). Nama "Kage" sendiri diambil dari bahasa Jepang yang berarti bayangan. Hal ini selaras dengan pemilihan skema warna merah menyala yang dikombinasikan dengan aksen hitam (bayangan), memberikan kesan kontras yang tajam namun tetap elegan. Sektor Kaki-kaki Modifikasi dimulai dari bagian bawah. Imam menggunakan wheeldop berbahan stainless steel karya David Zutur. Agar senada dengan konsep, komponen ini dicat ulang dengan warna hitam glossy dan dibalut ban Pirelli Diablo Rosso Scooter. Namun, proses ini bukan tanpa kendala. Imam mengakui bahwa menentukan ukuran ban yang tepat adalah bagian paling sulit. Modifikasi Yamaha Fazzio Kage buatan Gashakon.co "Pemilihan ukuran ban yang cocok dengan fitment-nya lumayan sulit, karena beda pabrikan beda ukuran. Ukuran yang tertera sama tapi ternyata mentok ke crankcase," ungkap Imam. Aksesori Custom dan Safety Beralih ke bodi, terpasang front rack yang tidak hanya sebagai pemanis, tapi juga menunjang dudukan foglamp dan lampu sein tambahan. Penambahan ini merupakan fitur keselamatan ekstra, terutama saat front box terpasang. Front box tersebut terbuat dari bahan fiberglass dengan ukuran yang sudah disesuaikan, didesain fungsional untuk membawa makanan atau minuman. Sementara di bagian belakang, terdapat backrack custom yang dibuat lebih pendek agar selaras atau sejajar dengan garis jok. Modifikasi Yamaha Fazzio Kage buatan Gashakon.co Tak ketinggalan, Imam memasang rear foglamp untuk mengakomodasi kebutuhan berkendara di jalanan Bandung yang terkadang gelap. Sektor pelat nomor juga dirapikan agar lebih selaras dengan gaya motor secara keseluruhan. Untuk mewujudkan tampilan retro fungsional seperti Fazzio Kage ini, Imam membocorkan bahwa biaya modifikasi yang dihabiskan berkisar di angka Rp 10 jutaan, di luar biaya jasa pengerjaan. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang