Deretan Mobil Modifikasi di IMX 2025 LA Car Meet Up Kreativitas orang Indonesia dalam dunia modifikasi kendaraan telah lama dikenal, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional. Para builder dan pelaku aftermarket Tanah Air kerap menghadirkan karya yang detail, inovatif, dan memiliki karakter kuat, sehingga tidak heran jika hasil modifikasi mereka semakin mendapat perhatian global. Sentimen positif itu kembali terlihat saat IMX 2025: LA Car Meet Up digelar di Los Angeles.Acara yang berlangsung di kompleks KJRI Los Angeles tersebut menjadi penutup rangkaian IMX 2025 Series setelah sebelumnya hadir di Osaka, Semarang, Surabaya, dan puncaknya di ICE BSD City. Puluhan mobil modifikasi karya diaspora Indonesia yang tinggal di California tampil berdampingan dengan kendaraan milik car enthusiast Amerika, menunjukkan keberagaman selera dan kreativitas di satu panggung.Meski diwarnai hujan, antusiasme pengunjung tetap tinggi sejak pagi hingga acara selesai. Pengunjung memenuhi area acara untuk menikmati penampilan live band, berburu diecast limited IMX, dan mengunjungi beragam tenant yang memamerkan produk aftermarket serta aksesori otomotif. Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia, Moreno Soeprapto menyampaikan apresiasi atas keberhasilan gelaran tersebut dan mengatakan bahwa kreativitas dan kualitas produk aftermarket Indonesia mampu bersaing dan diakui di pasar global. “IMX kembali menunjukkan bahwa potensi industri modifikasi Indonesia sangat besar dan layak mendapatkan panggung internasional,” ujarnya. Dukungan penuh dari IMI, NMAA, serta KJRI LA menjadikan acara ini bukan sekadar ajang berkumpul, tetapi juga momentum untuk memperluas jejaring. Kuasa Usaha Ad Interim KJRI Los Angeles, Charles Hutapea, menilai acara ini efektif memperkenalkan kemampuan modifikator Indonesia.“Kegiatan ini menjadi platform networking sekaligus promosi produk otomotif Indonesia kepada publik Amerika,” tuturnya.Project Director IMX, Andre Mulyadi, menegaskan bahwa seri Los Angeles menjadi penutup yang ideal untuk IMX 2025.“Los Angeles menjadi panggung global yang membuktikan kekuatan industri modifikasi Indonesia. Kami melihat potensi besar untuk membangun kolaborasi lebih luas dengan industri Amerika maupun Jepang,” jelasnya, dikutip VIVA Otomotif dari keterangan resmi, Selasa 18 November 2025.