Mobil Listrik Murah dari Dacia Dacia, merek otomotif asal Rumania yang berada di bawah Grup Renault, kembali menarik perhatian dengan rencana peluncuran mobil listrik (EV) murah terbaru yang dirancang khusus untuk pasar Eropa. Langkah strategis ini dilakukan sebagai respons terhadap makin banyaknya mobil listrik murah asal China yang masuk dan bersaing di benua ini. Mobil listrik Dacia Dacia menargetkan harga jual model EV barunya sekitar €18.000 (sekitar Rp280 jutaan tergantung kurs), menjadikannya salah satu mobil listrik paling terjangkau di pasar Eropa.Harga tersebut tetap kompetitif setelah memperhitungkan subsidi dan insentif yang diberikan di berbagai negara Eropa, sehingga bisa lebih murah lagi bagi konsumen lokal. Harga yang ditargetkan ini juga dipilih untuk bersaing dengan mobil listrik murah China seperti Leapmotor T03 dan model-model lain yang sering menawarkan harga sangat rendah, bahkan terkadang kurang dari €15.000 atau Rp 200 jutaan di beberapa pasar. Bukan Sekadar Spring: Basis Renault Twingo Dibangun di Eropa Berbeda dengan model terjangkau Dacia saat ini, yaitu Dacia Spring, yang diproduksi di China dan diimpor ke Eropa, model terbaru ini akan dirakit langsung di Eropa tepatnya di pabrik Renault di Novo Mesto, Slovenia. Hal ini membantu mobil baru ini menghindari tarif impor Uni Eropa yang dikenakan pada kendaraan asal China dan mempermudah konsumen mendapatkan subsidi lokal.Platformnya sendiri diambil dari Renault Twingo E-Tech generasi terbaru, yang memakai arsitektur khusus EV berukuran kecil (AmpR Small) yang juga akan digunakan oleh beberapa model kecil lain di Grup Renault.Identitas Baru, Fitur Lebih BaikMeskipun berada di segmen harga terjangkau, Dacia berjanji bahwa model baru ini tidak akan menjadi sekadar “duplikasi” Dacia Spring.Menurut pernyataan dari pihak Dacia, model baru ini akan memiliki identitas tersendiri, dengan perbedaan pada desain eksterior, pilihan warna, interior yang berbeda, serta susunan fitur yang disesuaikan untuk menarik pembeli baru di segmen mobil listrik kecil.Spesifikasi Dasar yang Cocok untuk Mobilitas KotaInformasi dari sumber industri otomotif mengungkap sebagian besar spesifikasi teknis yang diperkirakan akan digunakan pada mobil listrik kecil ini, termasuk:- Mesin listrik tunggal dengan tenaga sekitar 81 hp.- Baterai Lithium-Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 27,5 kWh yang cukup efisien untuk penggunaan harian di kota.- Platform yang sama dengan Renault Twingo E-Tech, sehingga menghadirkan kenyamanan, teknologi modern, serta tata kelola yang baik dalam ukuran kompak.Walaupun tidak dirancang untuk perjalanan jarak jauh seperti SUV listrik besar, konfigurasi ini dipandang ideal bagi pengguna urban yang membutuhkan kendaraan hemat energi dan biaya operasional rendah.Dengan membawa produksi ke Eropa dan menyesuaikan harga serta fitur, Dacia berharap dapat menarik pembeli yang selama ini hanya mempertimbangkan EV murah dari China.Selain itu, model baru ini juga membantu Dacia memenuhi target rata-rata emisi CO₂ flotanya sesuai regulasi Uni Eropa yang semakin ketat. Mobil Listrik Murah dari DaciaDacia menargetkan model EV baru ini mulai dipasarkan pada pertengahan tahun 2026, dengan kemungkinan distribusi yang lebih luas di pasar Eropa pada akhir 2026 hingga awal 2027.Jika berhasil mencapai target harga dan performa yang dijanjikan, mobil listrik murah buatan Eropa ini bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen pertama kali membeli EV, keluarga kecil, atau pengguna harian yang ingin beralih dari mobil bahan bakar fosil ke kendaraan listrik tanpa menguras anggaran terlalu besar.