Toyota Alphard dan Vellfire menjadi salah satu minivan berukuran besar (full-size) yang populer di Jepang. Popularitas kedua model tersebut ternyata juga menginspirasi produsen mobil asal Pakistan, Nora EV, untuk menghadirkan kendaraan listrik baru bernama Metro. Dikutip dari Carscoops.com, Minggu (4/10/2026), Nora EV Metro mengusung desain yang terinspirasi dari Toyota Alphard dan Vellfire, tetapi memiliki dimensi jauh lebih kecil. Mobil listrik ini bahkan masuk dalam kategori subcompact dengan panjang bodi yang lebih pendek dibandingkan sejumlah hatchback di Eropa. Dari sisi eksterior, Metro memiliki tampilan depan yang kental dengan nuansa Alphard dan Vellfire. Meski menggunakan lampu utama dengan desain lebih sederhana, gril berukuran besar dan saluran udara vertikal dengan aksen krom membuatnya terlihat seperti minivan premium Toyota. Kemiripan juga terlihat pada bagian samping dan belakang. Metro mengadopsi desain pintu bagasi vertikal, spoiler di atap, serta lampu belakang berbentuk segitiga. Namun, berbeda dengan Alphard dan Vellfire yang menggunakan pintu geser elektrik, Metro masih mengandalkan pintu konvensional dengan engsel untuk akses ke baris kedua. Nora EV, mobil listrik asal Pakistan yang mirip Toyota Alphard Dimensi Ringkas dengan Tampilan Minivan Premium Meski memiliki desain yang menyerupai minivan besar Toyota, dimensi Nora EV Metro terbilang ringkas. Mobil listrik ini memiliki panjang 3.900 mm atau 153,5 inci, lebih pendek dibandingkan sejumlah hatchback subcompact di pasar Eropa. Ukuran tersebut juga terlihat dari penggunaan pelek alloy berdiameter 14 inci, yang umumnya ditemukan pada kendaraan mungil seperti kei car di Jepang. Masuk ke bagian interior, Nora EV berupaya menghadirkan kesan premium melalui desain dasbor dan kombinasi warna kabin. Metro memiliki konfigurasi lima penumpang dengan sejumlah elemen desain yang terinspirasi dari kendaraan kelas atas. Dasbornya sekilas mengingatkan pada Mercedes-Benz Hyperscreen. Namun, bagian tersebut sebenarnya merupakan panel plastik berukuran besar dengan layar hiburan sederhana di bagian tengah. Nora EV, mobil listrik asal Pakistan yang mirip Toyota Alphard Untuk menunjang kenyamanan, Metro sudah dilengkapi sejumlah fitur, seperti konektivitas Bluetooth, port USB, tombol start/stop, AC, jendela elektrik, hingga kamera mundur. Motor Listrik 4 kW, Jarak Tempuh hingga 300 Km Beralih ke sektor teknis, Nora EV Metro menggunakan sasis yang berasal dari China. Meski demikian, perusahaan mengklaim telah melakukan perancangan ulang agar platform tersebut lebih sesuai dengan kondisi jalan di Asia Selatan sekaligus meningkatkan kenyamanan ergonomis, termasuk bagi penumpang dengan postur tubuh tinggi. Metro mengandalkan satu motor listrik yang dipasang di bagian belakang. Motor tersebut menghasilkan tenaga sebesar 4.000 Watt atau setara dengan 4 kW (5 tk). Nora EV, mobil listrik asal Pakistan yang mirip Toyota Alphard Nora EV menyediakan tiga pilihan baterai berjenis lithium iron phosphate (LFP), yakni berkapasitas 9 kWh, 15 kWh, dan 23,1 kWh. Untuk varian dengan baterai terbesar, jarak tempuh yang diklaim mencapai 250-300 km dalam sekali pengisian daya. Untuk mengatasi kekhawatiran konsumen terhadap jarak tempuh (range anxiety), Nora EV juga berencana membangun jaringan stasiun penukaran baterai di Pakistan. Dengan demikian, pengguna tidak harus selalu menunggu proses pengisian daya ketika kapasitas baterai mulai menipis. Selain itu, Metro akan ditawarkan dengan opsi sistem range extender. Sistem ini menggunakan tangki bensin berkapasitas 3 liter yang terhubung dengan generator kecil untuk menghasilkan listrik. Toyota Alphard terbaru Nora EV mengklaim teknologi tersebut dapat memberikan tambahan jarak tempuh hingga 150-180 km. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat memberikan fleksibilitas lebih bagi konsumen yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan lebih jauh. Dikembangkan dengan Manufaktur Lokal Pakistan Nora EV didirikan pada 2025 oleh Nousheen Azhar dan Ali Raza. Perusahaan ini mengklaim memiliki pendekatan berbeda dibandingkan sejumlah produsen kendaraan lain yang hanya merakit komponen impor dalam bentuk knockdown kit. Nora EV membangun fasilitas manufaktur lokal untuk memproduksi sejumlah komponen kendaraan, mulai dari panel bodi melalui proses stamping hingga perakitan lampu. Selain Metro, perusahaan tersebut juga memiliki dua model lain, yakni SUV listrik mungil Nora E30 yang mengadopsi desain Range Rover generasi sebelumnya dan hatchback perkotaan Nora Neo. Saat ini, Nora E30 menjadi satu-satunya model yang sudah dipasarkan. SUV listrik yang dijuluki baby Range Rover tersebut dibanderol mulai dari 1.889.000 Rupee Pakistan atau sekitar 6.800 dollar AS, belum termasuk pajak pertambahan nilai (GST). Sementara itu, Nora EV menjanjikan Metro akan segera diluncurkan di pasar Pakistan dengan harga awal di bawah 3.000.000 Rupee Pakistan atau sekitar 10.800 dollar AS.