Royal Enfield resmi masuk ke pasar kendaraan listrik roda dua melalui peluncuran model terbaru bernama Flying Flea C6. Motor ini menjadi bagian dari lini baru Flying Flea, yang difokuskan untuk penggunaan perkotaan.Mengutip Motoroids, di pasar India, Flying Flea C6 dibanderol mulai Rs 2,79 lakh atau setara Rp 51 jutaan. Tersedia opsi Battery-as-a-Service (BaaS), yang membuat harga turun menjadi Rs 1,99 lakh (Rp 36 jutaan). Pemesanan dan sesi test ride telah dibuka sejak 10 April di Bengaluru, dengan pengiriman unit dijadwalkan mulai akhir Mei. Motor listrik Royal Enfield Flying Flea C6 Foto: Royal EnfieldSecara desain, motor ini tampil berbeda dari model Royal Enfield konvensional. Inspirasinya diambil dari Flying Flea era 1940-an, namun dikemas dengan sentuhan modern. Desainnya minimalis dengan tangki bergaya tetesan air, rangka aluminium unik, serta bobot ringan hanya 124 kg. Motor ini juga menggunakan velg 19 inci dengan ban ramping dan memiliki tinggi jok 823 mm.Dari sisi performa, Flying Flea C6 dibekali baterai berkapasitas 3,91 kWh. Motor listrik ini mampu menghasilkan tenaga puncak 15,4 kW dan torsi 60 Nm, dengan klaim torsi roda lebih dari 400 Nm. Kecepatan maksimumnya mencapai 115 km/jam, sementara akselerasi 0-60 km/jam diklaim hanya 3,7 detik. Jarak tempuhnya mencapai 154 km berdasarkan standar IDC.Motor listrik Royal Enfield Flying Flea C6 Foto: Royal EnfieldPengisian daya juga dirancang fleksibel. Motor ini mendukung pengisian cepat, standar, hingga trickle charging. Untuk pengisian 20-80 persen hanya butuh waktu sedikit di atas 60 menit, dan dapat dilakukan melalui stop kontak rumah biasa 16A.Fitur yang disematkan pun cukup modern, dari layar TFT 3,5 inci, konektivitas WiFi, Bluetooth, dan 4G, navigasi, pembaruan OTA, hingga cruise control serta kontrol traksi. Motor ini juga dibekali cornering ABS.Kira-kira model ini cocok dibawa ke Indonesia nggak ya?Motor listrik Royal Enfield Flying Flea C6 Foto: Royal Enfield