MGS5 EV menjadi model keempat mobil listrik MG yang akan dipasarkan di Indonesia, setelah MG4 EV, MGZS EV, dan MG Cyberster. Kehadirannya menarik perhatian karena secara segmen MGS5 EV berada di kelas SUV listrik, yang sekilas memiliki kemiripan dengan saudaranya yaitu MG ZS EV. Meski demikian, MG Motor Indonesia menegaskan bahwa MGS5 EV tidak diposisikan sebagai pengganti ZS EV, melainkan sebagai pelengkap lini kendaraan listrik MG di Tanah Air. MGS5 EV buka selubung di Jakarta Head of Marketing MG Motor Indonesia, Hary Kurniawan, menegaskan bahwa saat ini kedua model tersebut tetap dipasarkan bersamaan. “Kalau untuk ganti sih saat ini belum Karena saat ini pun kita masih memasarkan ZS EV. Adanya MGS5 EV ini tentu sebagai tambahan untuk jajaran produk MG,” kata Hary di Jakarta, Jumat (30/1/2026). Menurut Hary, kehadiran MGS5 EV justru ditujukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam, khususnya di segmen SUV listrik. Setiap konsumen memiliki preferensi yang berbeda, termasuk dalam memilih kendaraan yang sesuai untuk kebutuhan keluarga. MG ZS EV “Kalau secara konsumen tentu akan ada preferensi yang berbeda, yang sebenarnya mungkin cocok juga untuk keluarga,” ujarnya. MG sendiri mengklaim cukup cermat dalam membaca arah pergerakan pasar otomotif nasional, khususnya kendaraan listrik. Peluncuran MGS5 EV di awal 2026 di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 disebut sebagai hasil evaluasi terhadap tren dan kebutuhan konsumen Indonesia saat ini. “Saat ini kami melihat pergerakan pasar seperti apa yang banyak bergerak, potensinya seperti apa, dan yang paling cocok dengan market Indonesia seperti apa. Saat ini kami melihat kebutuhannya itu ada di MGS5 EV. Maka sebagai gebrakan di awal 2026 ini kami hadirkan MGS5 EV,” kata Hary.. MG S5 EV tampil memikat di ajang GIIAS 2025, memperlihatkan inovasi terbaru dari MG di segmen kendaraan listrik. Langkah MG memperluas portofolio mobil listrik juga sejalan dengan kinerja penjualan yang cukup positif sepanjang 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan wholesales MG sepanjang 2025 tercatat sebanyak 2.018 unit. Sementara penjualan ritel atau distribusi dari diler ke konsumen mencapai 1.856 unit. Kontribusi terbesar berasal dari segmen mobil listrik. Harry menyebut MG4 EV menjadi tulang punggung penjualan MG sepanjang tahun lalu, meski tidak merinci angka penjualannya secara detail. Dengan hadirnya MGS5 EV, MG Motor Indonesia berharap dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, sekaligus memperkuat eksistensinya di pasar mobil listrik Indonesia yang terus berkembang. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang