Pada H-1 Giicomvec 2026, ada satu merek baru yang mejeng di sana, yakni Linxys. Merek ini langsung menampilkan tiga model kendaraan niaga berbasis listrik dengan karakter yang berbeda. Mulai dari ukuran kecil hingga blind van, semuanya menyasar kebutuhan bisnis perkotaan. Model pertama adalah Linxys G050, mobil listrik berukuran kompak yang tampil dengan stiker bertema kopi. Desain ini mengindikasikan potensinya sebagai kendaraan usaha keliling, seperti coffee cart atau UMKM mobile. Merek baru di Giicomvec 2026, Linxys bawa mobil listrik kecil dan blind van Dimensinya yang kecil membuat G050 cocok untuk akses jalan sempit dan area padat. Kemungkinan spesifikasinya mengarah ke motor listrik ringan dengan baterai kecil, cukup untuk operasional harian jarak pendek di dalam kota. Model kedua adalah Linxys G230V yang tampil paling unik secara desain. Kap mesin dibuat panjang dan menyatu dengan garis kaca depan, memberi kesan streamline yang jarang ditemui di van komersial. Merek baru di Giicomvec 2026, Linxys bawa mobil listrik kecil dan blind van Atapnya juga tinggi, menawarkan ruang kabin lega untuk angkut barang. Secara positioning, G230V berpotensi menjadi pesaing model seperti Wuling Mitra EV dan DFSK Gelora E di segmen van listrik ringan. Merek baru di Giicomvec 2026, Linxys bawa mobil listrik kecil dan blind van Terakhir ada Linxys G100-R yang tampil sebagai kendaraan logistik murni. Model ini mengusung konsep blind van EV yang fokus pada efisiensi distribusi barang di area perkotaan. Kehadiran Linxys menunjukkan bahwa pasar kendaraan niaga listrik di Indonesia mulai diramaikan pemain baru. Tidak hanya fokus pada satu segmen, tapi langsung menyasar berbagai kebutuhan usaha, dari mikro hingga logistik. KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang